Melansir laporan media asing, sekelompok mahasiswa Amerika mulai mengaktifkan sebuah proyek berupa “kapsul waktu”, sehingga semua orang di dunia memiliki kesempatan untuk mengirimkan foto pribadi, video dan informasi lainnya ke Mars.

NASA sedang menetapkan rencana rinci terkait pengiriman manusia ke planet merah sebelum 2030, namun, perusahaan-perusahaan seperti SpaceX dan perusahaan swasta lainnya mungkin akan lebih cepat mengirimkan manusia ke sana. Sekarang sekelompok mahasiswa berencana menyambut tibanya koloni Mars pertama dari koleksi foto, video klip, informasi dan data-data lainnya melalui kapsul waktu yang diluncurkan ke Mars pada 2017 mendatang.

Proyek modul waktu tersebut dilaksanakan oleh sekelompok mahasiswa. Mereka berencana memasukkan pesan suara, foto, video klip dan teks dari lebih 10 juta umat manusia di seluruh dunia ke dalam tiga satelit kubus kecil.

Satelit kubus ini akan diluncurkan ke Mars melalui sistem propulsi jet ion yang dibuat di laboratium propulsi jet angkasa Massachusetts Institute of Technology, AS. Dan pada kesempatan misi terkait, para mahasiswa itu berharap dapat mengembangkan lebih banyak tenologi baru, seperti inflatable antenna dan sensor radiasi.

Sekelompok mahasiswa ini telah mendapatkan dukungan dari sejumlah tokoh penting, seperti astronot Buzz Aldrin, Charlie Precourt dan Kent Rominger, dan mereka telah menjadi konsultan proyek para mahasiswa. Selain itu, para mahasiswa juga mendapatkan bantuan dari NASA, Boeing corp, Lockheed Martin dan perusahaan eksplorasi Mars.

Meskipun proyek ini diperkirakan akan menelan biaya 25 juta dolar AS, tetapi para mahasiswa ini berharap mendapatkan dana melalui penggalangan dana. Tujuan dari proyek ini agar setiap individu memiliki kesempatan mengirimkan pesan mereka ke Mars. (tech.qq/jhon/ran)

Share

Video Popular