Oleh: Ching Ling

Cupcake, di Indonesia orang menyebutnya “kue mangkok”. Rasanya gurih dan nikmat. Tersedia dalam berbagai variasi rasa, bentuk dan kemasan, namun pernahkah Anda mendengar darimana asal usul kue mangkok yang unik ini.

Berkembang di Amerika, pada abad ke-19, ”kue mangkok (kue dalam mangkok)” mungkin memiliki ukuran mini, tapi tidak harus selalu begitu. Dijuluki demikian karena bahan-bahan yang dipergunakan biasanya ditakar dalam ukuran cangkir atau mangkok, bukan ditimbang. Tradisi ini selanjutnya berkembang menjadi kebiasaan.

Atas dasar pertimbangan bahwa pengukuran dengan cara demikian mampu menghemat waktu memasak dan bekerja di dapur, maka anggapan tersebut kemudian disebut “temuan”. Dalam hal ini, istilah menimbang” bergeser menjadi “mengukur”.

Namun hingga saat ini, sekalipun pakar makanan belum bisa memastikan secara tepat darimana nama “cupcake” berasal. Ada dua teori yang mendasari pertanyaan : pertama adalah perihal kue dimasak di dalam mangkok dan kedua adalah bahan baku yang digunakan untuk membuat cupcake diukur menggunakan mangkok.

Awal mulanya, cupcake sering pula disebut kue “angka”, karena takaran pengukurannya sangat mudah diingat. Misalnya, satu mangkok mentega ditambah dua mangkok gula pasir ditambah tiga mangkok tepung ditambah semangkok susu dan satu sendok soda kue.

Dewasa ini, cupcake sudah menjadi sangat bervariasi, mulai dari komposisi bahan baku, ukuran, bentuk dan dekorasi.

Membuat cupcake cukup sederhana dan menyenangkan karena prosesnya tidak membutuhkan waktu yang lama. Ketika berada dalam oven, dibutuhkan waktu cukup lama untuk memanggang dan kue seringkali menjadi gosong.

Muffin tins, menjadi populer sekitar abad ke-20, sehingga orang-orang mulai membuat cetakan cupcake dalam wadah kaleng.

Sejak diciptakannya, cupcake telah menjadi tren budaya di dunia kuliner. Mereka telah melahirkan puluhan toko roti yang hanya khusus menjual cupcake. Sementara cokelat dan vanili tetap menjadi favorit utama, cita rasa mewah seperti meringue raspberry dan espresso fudge dapat ditemukan di beberapa menu cupcake. Ada buku masak, blog, dan majalah khusus didedikasikan untuk cupcake.

Cupcake cokelat dengan topping selai kacang

Resep cupcake ini menggunakan cokelat dan selai kacang sebagai cita rasa utama. Jika Anda seorang penggemar kacang dan cokelat maka Anda harus mencoba resep yang satu ini. Cupcake ini terasa lembab, nikmat dan lezat. Pastikan segelas susu untuk menemani Anda bersantai.

Bahan :

  • 12 sendok makan mentega manis
  • 2 / 3 cangkir gula pasir
  • 2 / 3 cangkir gula cokelat kemasan
  • 2 butir telur ayam
  • 2 sdt ekstrak vanili
  • 1 cangkir susu cair
  • 1 / 2 cangkir krim asam
  • 2 sendok makan kopi seduh
  • 1 3 / 4 tepung serba guna
  • 1 cangkir cokelat bubuk
  • 1 1 / 2 sdt baking soda
  • 1 / 2 sdt garam

Cara pembuatan :

  1. Panaskan oven hingga 170 °C. Lapisi loyang cetakan dengan kertas timah.
  2. Kocok mentega dan gula dalam mangkok besar dengan mixer berkecepatan tinggi ± 5 menit hingga adonan lembut dan ringan. Pindahkan pada kecepatan sedang, masukkan telur satu-persatu, lalu tambahkan vanili dan aduk rata.
  3. Dalam mangkuk terpisah, tuang susu cair, krim asam dan kopi lalu aduk-aduk.
  4. Dalam mangkuk lain, ayak tepung, cokelat bubuk, soda kue, dan garam secara bersamaan.
  5. Atur mixer pada kecepatan rendah, campurkan adonan susu cair dan ayakan tepung secara bergantian. Kocok lagi hingga adonan tercampur rata.
  6. Tuang adonan ke dalam loyang cetakan (takaran yang ideal seukuran satu sendok es krim). Masukkan ke dalam oven dan panggang selama 20 sampai 25 menit. Untuk memastikan kue matang, tusuk-tusuk permukaan dengan tusuk gigi.
  7. Setelah matang, keluarkan dari oven dan diamkan selama 10 menit. Pisahkan dari cetakan, dan biarkan beberapa saat sebelum dilapisi. Oles tiap cupcake dengan Peanut Butter Icing dan taburi dengan kacang cincang sesuai kesukaan.

Peanut butter icing

  • 1 cangkir gula konveksi
  • 1 cangkir selai kacang
  • 5 sdm mentega tawar
  • 3 / 4 sdt ekstrak vanili
  • 1 / 3 cangkir krim kue

Masukkan semua bahan kecuali krim kue ke dalam mangkuk besar kemudian kocok dengan mixer dengan kecepatan rendah atau medium, sambil aduk-aduk dengan sendok kayu. Tambahkan krim dan lanjutkan kocok dengan kecepatan tinggi sampai adonan terasa lembut dan ringan.(Yant)

Share

Video Popular