Keterangan gambar: Teks di layar bawah TV menyebutkan : Kepolisian Liucheng memastikan tersangka sudah berhasil ditangkap. (foto internet)

Oleh: Li Jing

Kepolisian Tiongkok menyebutkan tersangka pelaku ledakan bom di Liucheng County, Liuzhou di propinsi Guangxi telah tewas di tempat kejadian. Tetapi yang aneh adalah laporan resmi sebelumnya mengatakan bahwa tersangka sudah tertangkap. Dan baru-baru beredar di internet, foto pemberitahuan dari sebuah pasar penjual barang kebutuhan sehari-hari di Xiasha Road kota Hangzhou yang bunyinya anta lain, “Perhatian: Beritahu kepada famili dan kawan dekat …… ia seluruhnya telah merakit 61 paket bom dan sekarang masih tersisa 43 paket yang belum meledak. Semua paket itu ia kirim lewat perusahaan jasa pengiriman ……”.

Media Xinhua mengutip laporan kepolisian Liucheng pada 2 Oktober 2015 memberitakan bahwa insiden ledakan yang terjadi di beberapa tempat di Liucheng County pada 30 September 2015 lalu telah ada titik terang. Kepolisian menidentifikasi tersangka pelaku ledakan adalah seorang pria bernama Wei Yinyong usia 33 tahun yang tinggal di Dabuzhen. Kepolisian mengatakan tersangka tersebut telah tewas di tempat kejadian.

Namun, situs Daratan terus menyebarkan info pemberitahuan manajemen gedung pasar di Hangzhou itu, selain juga meminta warga untuk tidak membuka sendiri paket kiriman dari kota Liuzhou dan melaporkannya kepada kepolisian.

Pengumuman itu menyebutkan, ‘Tersangka pelaku kini sudah tertangkap, seperti pengakuannya bahwa ia seluruhnya telah merakit 61 paket bom kemudian mengirimkan paket-paket itu ke 61 alamat yang ia ambil secara acak dari internet’.

Pengumuman itu menyebutkan bahwa hanya 18 paket yang sudah meledak, masih tersisa 43 yang belum. Meskipun berita sudah luas beredar namun pemerintah belum secara resmi memberikan konfirmasi tentang hal tersebut.

Keterangan gambar ; Lembar Pengumuman dari pengelola pasar di Xiasha Road, Hangzhou yang menyebutkan antara lain : ….masih tersisa 43 paket yang belum meledak…. (foto internet)

Media PKT mengutip sumber dari kepolisian Liucheng melaporkan bahwa tersangka Wei Yinyong merakit sendiri bahan pelledak. Ia menggunakan berbagai cara seperti membohongi petugas perusahaan jasa pengiriman paket, meletakkan sendiri bungkusan yang berisi bahan peledak di tempat keramaian, menimbulkan ledakan yang merenggut 10 nyawa orang dan membuat 51 orang terluka.

Kepolisian mengatakan, ledakan dilakukan tersangka Wei Yinyong karena konflik masalah penggalian batu dengan penduduk desa sekitar juga dengan perusahaan penggalianan.

Kepolisian kemudian pada Jumat (2/10/2015) melalui media resmi memberitakan bahwa tersangka Wei Yinyong sudah tewas di tempat kejadian saat itu. Namun Guangxi TV dan beberapa media resmi pada hari insiden itu melaporkan bahwa tersangka Wei sudah tertangkap.

Tetapi, ‘Nanhua Morning News’ melaporkan, keluarga Wei Yinyong tidak percaya Wei Yinyong yang mendalangi peledakan bom pada hari itu. Saudaranya yang bermarga Luo kepada media mengatakan, “Saya menolak tuduhan itu karena sama sekali tidak ada buktinya.” (Sinatra/rmat)

Keterangan gambar : Foto kumpulan adegan pasca ledakan di Liucheng County, Liuzhou, Guangxi. (foto internet)

Share

Video Popular