Keterangan foto: Pemain bola voli putri Kazakhstan, Sabina Altynbekova baru-baru ini bergabung dengan tim bola voli Jepang. Ia menyangkal tuduhan pengkhianat. (foto CTVBA)

Oleh: Chen Juncun

Pemain bola voli putri tercantik dunia dari Kazakhstan, Sabina Altynbekova baru-baru ini bergabung dengan tim bola voli Jepang. Karena itu, pengguna internet Kazakhstan kemudian mengkritiknya, menuduhnya melakukan ‘pengkhianatan’. Tetapi ia menyangkal hal itu. Ia mengaku masih memiliki jiwa patriotik dan tidak akan pernah mengubah kewarganegaraannya.

Sabina yang kini berusia 18 tahun pernah melawat ke Taiwan untuk membela negaranya dalam Kejuaraan Bolavoli Asia Junior Putri pada Juli tahun lalu. Media gencar meliput beritanya karena kecantikannya, di samping banyak sekali penggemar mengejarnya. Ia pun dielu-elukan sebagai ‘pevoli tercantik dunia’, ‘gadis tercantik dari Kazakhstan’ dan seterusnya.

Sabina memiliki tinggi tubuh 182 cm dengan panjang kaki 120 cm. Ia menjadi menonjol dalam timnya karena ia cantik pun fasih berbahasa Inggris. ditambah dengan paparan media yang intensif membuat namanya cepat melejit.

Jumlah penggemarnya di Instagram pada mulanya hanya sekitar 300 orang yang kebanyakan adalah teman-teman dan keluarga, tetapi kemudian naik dengan kecepatan roket, mencapai puluhan ribu dan sekarang sudah melampaui 500.000. Saat itu, banyak penggemarnya di Taiwan datang ke stadion dari jauh-jauh khusus untuk melihat pertandingan timnya, mengambil gambar fotonya.

Meskipun hasil pertandingan tim Kazakhstan kurang ideal, tetapi Sabina sangat terkesan dengan Taiwan. Ia menyampaikan terima kasih kepada penggemarnya di Taiwan untuk dukungan mereka dan berharap para penggemar lebih menyukai dan menghargai keterampilannya dalam bermain bolavoli ketimbang penampilan lahiriahnya. Bagi diri Sabina, olahraga bola voli adalah hidupnya.

Keterangan foto: Sabina Altynbekova di Tokyo. (foto Instagram)

Sabina mulai bergabung dengan tim bola voli profesional Jepang GSS Sunbeams (Green Support Systems Sunbeams) pada musim panas tahun ini. Dan sejak awal Agustus lalu, tim mulai berlatih di Tokyo. Meskipun tim tidak mengumumkan rincian tentang kontrak Sabina di situs mereka, tetapi mengkonfirmasi bahwa ia adalah pemain penuh di tim tersebut.

Karena itu, ada pengguna internet Kazakhstan yang mengkritiknya ‘mengejar uang dan ketenaran’, ‘mengkhianati negara’, tetapi ia menjawab bahwa dirinya adalah seorang ‘penggila patriotisme’, bergabung dengan tim bola voli luar negeri adalah demi menambah pengalaman bermain untuk meningkatkan keterampilannya yang kelak dapat disumbangkan kepada negara. Segala usahanya akan diperuntukkan ibu pertiwinya Kazakhstan.

Sabina Altynbekova lahir pada November 1996, ia jadi menyukai olahraga bola voli sejak ia terpilih sebagai pemain yang memperkuat tim sekolah SMA-nya saat itu. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular