Keterangan gambar: Para astronom telah menemukan sistem bintang ganda terpanas dengan massa paling besar sampai saat ini, dimana keduanya saling membentuk bintang. (Video screenshot)

Oleh: Xiao Yu-qing

Para astronom telah menemukan sistem bintang ganda terpanas dengan massa paling besar yang terbentuk dari dua bintang. Kedua bintang ini saling kontak dan berbagi material. Dan kedua bintang ini mungkin menuju ke akhir yang dramatis, atau bergabung dan membentuk sebuah bintang raksasa atau membentuk sebuah lubang hitam.

European Southern Observatory seperti dilansir “Daily Mail”Inggris (21/10) lalu menyebutkan, ke sistem bintang ganda tersebut bernama VFTS 352, terletak di Large Magellanic Cloud (awan magellan besar) yang jauhnya sekitar 160.000 tahun cahaya dari Bumi.

Menurut astronom, area keberadaan kedua bintang ini merupakan wilayah pembentukan bintang paling aktif dalam jarak dekat di alam semesta. Jarak kedua bintang ini sekitar 12 juta kilometer jauhnya dari pusat, ketika posisi dua bintang sangat dekat, lalu membentuk sistem biner atau bintang ganda. Jika massa kedua planet ini digabung besarnya sekitar 57 kali dari massa matahari, dengan suhu permukaan yang sangat tinggi, atau lebih dari 40.000 derajat Celcius.

Sistem seperti ini sangat langka, karena pada tahap ini masa hidup bintang sangat singkat, karena itu sulit untuk menangkap aktivitas mereka. Karena hubungan antar bintang yang begitu dekat, sehingga gaya pasang surut yang kuat akan menyebabkan campuran materi di internal bintang itu meningkat. Selain itu, VFTS 352 merupakan sistem bintang ganda maha besar dan suhu tinggi yang pernah ditemukan selama ini, atau menunjukkan ini adalah contoh terbaik dari struktur pencampuran internal. Karena itu, ini adalah sebuah temuan yang menarik dan penting, kata ilmuwan.

Said Hugues, salah satu ilmuwan terkait mengatakan, “jika kedua bintang ini terus berotasi dengan kecepatan tinggi, maka besar kemungkinan akan bergabung dan menjadi sebuah bintang raksasa yang berputar dengan ekstrim cepat, hingga pada akhirnya mungkin akan mengakhiri hidupnya dalam dalam semburan sinar gamma yang kuat. Sebaliknya jika kedua bintang ini tidak bergabung, besar kemungkinan akan membentuk sistem lubang hitam ganda.” (joni/rmat)

 

 

 

Share

Video Popular