Apple Inc telah menguasai pasar ponsel high-end. Menurut riset pasar dari International Data Corporation,IDC, bahwa sejak Apple memperkenalkan iPhone layar lebar, di pasar ponsel High end dengan harga lebih dari US $ 650, membuat produk Samsung sudah mulai terdepak.

Menurut perkiraan industri seperti dilansir The Guardian, Inggris baru-baru ini, bahwa Margin Laba Operasi iPhone minimal 28%, lebih dari 3 kali dibandingkan dengan perangkat mobile besutan Samsung (Margin Laba Operasi hanya 9%). Sementara produsen smartphone lainnya, seperti LG, Sony, Microsoft, Blackberry dan HTC terus berjuang dalam kesulitan. Sekadar catatan, harga jual rata-rata smartphone iPhone dibanderol US$ 670.

Laman “The Guardian” juga menyebutkan, selain ponsel pintar, dimana setelah usaha keras selama 30 tahun, angka penjualan Mac PC-Apple di kuartal pertama juga mencatat rekor tinggi, mencapai 5,7 juta unit. Harga jual rata-rata Apple Mac dibanderol US$ 1.205, sementara harga jual sebagian besar PC di pasaran hanya setengahnya atau lebih rendah dari Mac.

Sisi Margin Laba Operasi (PC) Mac andalan Apple ini diperkirakan capai 18%, labanya di kuartal kedua 2015 meraih dua pertiga dari laba total US$1.8 miliar dan menduduki peringkat 6 terdepan produsen PC global. Sementara untuk pangsa pasar HP menduduki 18%, dengan margin laba operasi sekitar 11%.

Sedangkan untuk iPhone 5C adalah sebuah produk yang gagal dari sisi harga, karena harga jualnya relatif lebih “murah”, yang akan membuat orang merasa bahwasannya mereka yang membeli iPhone 5C itu, adalah kelompok dari orang-orang yang tidak mampu membeli iPhone mahal.

Jumlah pengguna iPhone di seluruh dunia saat ini telah melampaui angka 400 juta orang, karena boleh dikatakan ponsel pintar hampir tidak bisa lagi dilepaskan dari kehidupan masyarakat, sehingga konsumen menjadi lebih enggan untuk memangkas anggaran telepon. Hasil studi juga ditemukan, sebagian besar pengguna iPhone cenderung meng-upgrade iPhone lawas mereka. Meskipun produk Apple telah dipromosikan ke dalam barisan sebagai barang mewah yang terjangkau.  Namun, di samping harga, alasan orang-orang yang ingin memilikinya itu sebenarnya adalah sensasinya. (Jhon/asr)

Share

Video Popular