Keterangan foto: Xu Ming, boss klub sepak bola Dalian Shide semasa hidup. (foto internet)

Oleh Gu Qinger

Media Tiongkok memberitakan bahwa mantan boss Grup Dalian Shide, pemilik klub sepakbola Tiongkok Dalian Shide, Xu Ming meninggal di tahanan pada Jumat (4/12/2015) yang lalu, dalam usia 44 tahun. Ia masuk tahanan karena terlacak sebagai penyandang dana bagi kudeta Bo Xilai dan Zhou Yongkang.

Menurut media ‘Bandao Zhenbao’ bahwa Xu Ming meninggal karena menderita sakit. Jenasahnya telah dibawa oleh keluarganya ke kota Dalian pada Minggu (6/12/2015). Kabarnya, Xu Ming akan dibebaskan dari tahanan pada September tahun depan. Sumber yang dekat dengan Xu Ming mengatakan, Xu Ming masih akan terus menangani klub sepak bolanya setelah ia dibebaskan.

Tetapi ada berita lain yang menyebutkan bahwa Xu Ming meninggal dalam tahanan di kota Wuhan gara-gara infark miokardial atau serangan jantung. Abu jenasahnya (ada yang mengatakan jenasahnya) dikirim ke Dalian pada Minggu (6/12/2015) dan keluarganya sudah siap untuk menerimanya.

Pada 1992, Xu Ming membentuk grup usaha Dalian Shede. Ia memiliki hubungan dekat dengan keluarga Bo Xilai yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Partai Komunis Dalian dan anggota polit biro Dalian. Ia ditahan oleh pihak berwenang pada 15 Maret 2012 akibat keterlibatannya dalam kasus ekonomi. Pada September 2013, Bo Xilai dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, Xu Ming dituduh sebagai pelaku utama dalam kasus penyupan Bo Xilai dan divonis penjara.

Pada Juni tahun ini, seorang sumber yang dekat dengan Dalian Shide kepada media keuangan ‘Tencent’ mengatakan bahwa orang-orang dari Dalian Shide yang ditangkap bersamaan dengan Xu Ming semua sudah memperoleh kebebasan setelah 1 – 2 tahun dikurung dalam penjara.

Kasus yang menimpa Xu Ming sampai sekarang tidak dilaporkan oleh pengadilan kepada masyarakat. Konon, selain memberikan dukungan finansial kepada Bo Xilai, Xu Ming juga diminta untuk mengurus istri dan anak Bo. Data persidangan kasus Bo menunjukkan bahwa Bo Xilai pernah menerima dana dari Xu Ming mencapai jumlah RMB. 20 juta lebih.

Wall Street Journal memberitakan, Xu Ming melalui pihak ketiga mengenal Bo dan anggota keluarganya, dan hubungan itu berjalan kian erat di hari-hari kemudian. Karena itu, selama 8 tahun itu, banyak tender proyek di kota Dalian akhirnya dimenangkan oleh perusahaan Xu Ming yang di kemudian hari menjadi sebuah grup perusahaan besar di tingkat nasional. Setelah Bo ditarik ke Pusat kemudian menjadi ‘orang No. 1’ di kota Chongqing, Xu Ming bersama grupnya makin berkembang pesat menjadi sebuah ‘kerajaan bisnis’ yang disegani, memonopoli berbagai jenis usaha yang menguntungkan.

Ada berita yang mengatakan bahwa keterlibatan Xu Ming dalam kasus Bo karena pengakuan dari Wang Lijun. Namun, selama Xu Ming ditahan oleh Komisi Pengawas Kedisiplinan Partai Komunis Tiongkok/ PKT, ia pun mengakui semua temuan Komisi tentang dana-dana yang disalurkan untuk mendukung kegiatan Bo dan Zhou Yongkang. Ia mengakui sebagai ‘Menteri Keuangan’ atau penyandang dana untuk kepentingan kudeta.

Ashahi Shinbun, media Jepang pada Juni 2012 mengutip berita internal dari pejabat PKT menyebutkan, istri Bo, Gu Kailai dalam persidangan kasusnya telah mengungkapkan bahwa keluarga berhasil mengalihkan kekayaan mereka yang sekitar USD. 6 miliar ke berbagai Bank asing di luar negeri seperti Amerika, Inggris dan lainnya. Namun ketika persidangan Bo masih berlangsung, media resmi PKT mengutip rumor yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa kekayaan negara yang dikorupsi oleh Bo Xilai mencapai tidak kurang dari USD. 38 miliar. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular