Keterangan gambar: Daerah Perindustrian Baru Guangming di kota Shenzhen, Guangdong mengalami terjangan hebat dari ‘gunung lumpur’ yang longsor pada 20 Desember pukul 11:40 siang. (video screenshot)

Oleh Tian Wenjing

Daerah Perindustrian Baru Guangming di kota Shenzhen, Guangdong, Tiongkok mengalami terjangan hebat dari ‘gunung lumpur’ yang longsor pada Minggu (20/12/2015) pukul 11:40 siang. Hingga Senin (21/12/2015), pejabat berwenang melaporkan sudah tercatat 91 orang belum ditemukan. Ada 33 bangunan yang rusak akibat diterjang lumpur. Daerah yang terkena mencapai luas 380.000 meter persegi. Ada media Tiongkok yang memanfaatkan pesawat tanpa awak untuk memotret daerah yang tertimpa bencana, menemukan daerah industri yang selalu sibuk dengan kegiatan, sekarang sudah ditutupi oleh lumpur yang cukup tebal. Sebagian bangunan menjadi reyot bahkan runtuh.

Menurut laporan media Tiongkok bahwa dalam konperensi pers ketiga pada 21 Desember pukul 9 pagi, otoritas Shenzhen menyampaikan, area bencana mencapai luas sebesar 380.000 meter persegi, 3 kali lebih luas daripada perkiraan sehari sebelumnya. Luas itu kira-kira setara dengan ukuran 53 buah lapangan sepakbola. Sementara itu, 33 bangunan ‘tertelan’ lumpur dengan kerusakan yang berbeda-beda. Di antaranya terdapat 14 buah bangunan pabrik, 2 bangunan perkantoran,1 rumah makan, 3 bangunan untuk mess serta 13 bangunan rendah yang dipakai untuk berbagai keperluan.

Dari rekaman video terlihat, lumpur longsoran datang dari berbagai arah untuk mengepung wilayah industri tersebut, seolah ingin melahap habis semua bangunan yang menghalang.

Banyak bangunan hancur karenanya, bahkan ada sebagian masih mengeluarkan kepulan asap yang mungkin berasal dari ledakan stasiun gas. Beberapa kendaraan angkutan barang yang sedang diparkir di lokasi perparkiran daerah industri itu juga tampak terguling oleh dorongan lumpur yang kuat. Ada netizen yang mengatakan, “Lumpur menelan sebagian kota Shenzhen hanya dalam hitungan menit.”

Beberapa penduduk menyampaikan rasa kekecewaan kepada media, mengatakan bahwa tim SAR kota Shenzhen baru tiba setelah 1 jam lebih setelah kejadian itu, 900 lebih orang yang berada dalam area perindustrian itu baru bisa dievakuasi menuju lokasi yang aman. (sinatra/rmat)

https://www.youtube.com/watch?v=bNpIoNN4wqk

Share

Video Popular