- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Polusi Udara: Konsumsi Sayur Mayur Ini untuk Membersihkan Racun

Udara yang kotor, tidak hanya berdampak buruk pada tenggorokan, saluran pernapasan, tetapi juga akan memengaruhi kesehatan jangka panjang. Seorang ahli gizi senior merekomendasikan, agar sering-sering mengonsumsi rempah-rempah warna putih dan beraroma tajam, misalnya bawang putih, jahe, batang (bawang) prei, dan sayur mayur warna merah, kuning dan sayuran berwarna hijau pekat yang kaya akan vitamin A.

Udara dingin yang kuat dari daratan (Tiongkok) ke selatan, menyebabkan polusi asap dari Huabei, Tiongkok kini menjalar ke wilayah Taiwan, dan hampir seluruh Taiwan diselimuti udara kotor, dengan Indeks Standar Pencemar Udara atau (ISPU) dari kepadatan partikel PM2.5 sebagai level tinggi – sangat tinggi.

Particulate matter (partikel padat/cair yang ditemukan di udara) dapat merusak paru-paru dan jaringan mukosa. Hasil penelitian mengkonfirmasi bahwa phytochemical (hormon nabati) merupakan asisten terbaik saat ini dalam membersihkan tubuh dari radikal bebas dan antioksidan, ungkap Huang Shuhui, Direktur The Hope Foundation for Cancer Care, Taipei, Taiwan.

Senyawa sulfida yang terkandung dalam phytochemicals (zat kimiawi pada tumbuh-tumbuhan) merupakan senjata untuk membersihkan partikel padat atau cair di dalam tubuh. Banyak bahan makanan yang beraroma tajam dan kaya dengan senyawa sulfida, misalnya bawang putih, jahe, batang (bawang) prei putih, kucai dan bahan makanan beraroma tajam lainnya, bisa secara efektif menetralkan partikel di dalam tubuh, mencegah sel-sel dalam tubuh merusaknya, agar tidak memicu timbulnya reaksi inflamasi, ujarnya.

Polusi udara juga dapat memengaruhi selaput lendir pada saluran pernapasan. Sering mengonsumsi bahan makanan yang kaya akan vitamin A, karoten dan anthocyanin, mencegah kekeringan pada selaput lendir, agar tidak disusupi oleh zat beracun, selaput lendir yang lembab dapat mengeluarkan zat beracun dengan cepat, jelas Huang lebih lanjut.

Huang Shuhui merekomendasikan, sebaiknya sering-sering konsumsi bahan makanan atau sayuran berwarna merah, kuning dan sayuran berwarna hijau pekat misalnya pocai (sayuran sejenis bayam), tomat jumbo, paprika, labu dan sebagainya. (Jhn/Yant)