Keterangan foto: Ilustrasi pengungsi Suriah. (internet)

Oleh CNA London

Pemerintah AS kembali mengulurkan bantuan kemanusiaan untuk para pengungsi Suriiah sebesar USD. 890 juta. Agence France-Presse melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri AS John Kerry dalam KTT negara-negara donor di London mengatakan, bantuan sebesar USD. 600 juta akan diperuntukkan membantu para penduduk Suriah yang mengungsi dari lokasi peperangan dan bantuan darurat untuk penduduk Suriah yang terjebak di dalam lokasi peperangan.

Sedangkan USD. 290 juta akan digunakan untuk membantu biaya pengembangan pendidikan bagi anak-anak pengungsi yang berada di Yordania dan Lebanon.

“Amerika telah memberikan lebih dari USD. 4.5 miliar dana sumbangan untuk membantu para pengungsi Suriah yang masih berada di dalam negeri maupun yang sudah berada di negara lain. Saya merasa terhormat karena ini membuat kami menjadi pendonor eksternal tunggal terbesar di  dunia,”  kata Kerry.

Kerry juga menggunakan kesempatan itu untuk menghimbau negara-negara lain juga dapat mengulurkan bantuan demi menangani krisis pengungsi yang sedemikian mengejutkan setiap orang.

Tuan rumah KTT tersebut, Inggris bersama Norwegia dan Jerman adalah negara penggagas bantuan kemanusiaan buat pengungsi Suriah. Inggris dan Norwegia masing-masing mengumumkan komitmennya untuk membantu USD. 1,76 miliar dan USD. 1.17 miliar sebelum 2020. Jerman berjanji akan membantu USD. 2.57 miliar sebelum 2018.

Uni Eropa, Jepang dan beberapa negara lainnya juga telah berkomitmen untuk menyalurkan bantuan keuangan bagi pengungsi Timur Tengah. BBC Inggris memberitakan, KTT negara-negara donor tersebut dihadiri oleh 60 negara peserta, termasuk 30 orang pemimpin dunia dan berharap mampu menghimpun target dana sebesar USD. 9 milliar. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular