Di dalam dunia internet, serangan dari hacker adalah hal yang sering terjadi, jadi penting sekali untuk mempersiapkan diri menghadapinya. Sekarang, Google akan menggunakan cara penambahan sebesar 2 Gb secara cuma-cuma sebagai kapasitas penyimpanan Google Drive untuk melindungi keamanan informasi pengguna.

Dalam rangka merayakan “Safer Internet Day 2016 “, yang jatuh pada hari Senin (8/2/2016), Google menawarkan 2GB tambahan penyimpanan drive gratis untuk mereka yang bersedia untuk meninjau pengaturan keamanan mereka.

Secara teori, Anda sebenarnya tidak perlu mengubah prefensi keamanan akun Drive Anda, untuk mendapatkan tambahan penyimpanan 2GB secara gratis hanya membutuhkan tiga klik tombol saja. Namun, disarankan Anda menggunakan kesempatan ini dan benar-benar mengambil waktu untuk mempertimbangkan kembali pengaturan keamanan akun Google Anda.

Langkah pertama yang dibutuhkan untuk meningkatkan keamanan akun Anda adalah meninjau kembali email cadangan serta nomor telepon yang akan digunakan untuk memulihkan password jika Anda lupa password akun Drive. Selain itu, Anda juga harus meninjau pertanyaan keamanan Anda

Langkah kedua, sebelum Google memberikan ektra tambahan 2GB, Anda diminta untuk meninjau kembali perangkat yang terhubung dengan akun milik Anda. Jika pada daftar yang ditampilkan Google ada perangkat yang tidak Anda kenal, maka langkah yang perlu Anda lakukan adalah perlu klik tombol “Ada yang salah” kemudian Anda akan diminta untuk memasukan password untuk memblokir akses perangkat yang tidak sah.

Langkah ketiga adalah menijau izin aplikasi yang Anda berikan untuk mengakses akun Google milik Anda. Setiap aplikasi yang telah Anda beri izin akan muncul pada daftar sesuai dengan izin yang telah disetujui. Jika Anda melihat aplikasi yang melebihi batas izin yang mungkin pernah Anda berikan, Anda dapat mencabut izin akses aplikasi tersebut dengan mudah.

Setelah menyelesaikan ketiga tahap tersebut, Anda akan mendapatkan ruang permanen di Drive sebesar 2GB secara otomatis. Menurut Google, penting sekali bagi pengguna untuk melakukan “pemeriksaan keamanan”. Karena banyak perangkat yang digunakan pengguna itu mungkin masih merupakan pengaturan bertahun-tahun lalu atau sudah lupa.

Jika Anda perlu mengembalikan akun atau lupa dengan password Anda, ponsel atau e-mail para pengguna yang dapat menerima pemulihan password pada akunnya itu mungkin sudah ditinggalkan. Lagipula pengaturan yang sudah usang ini bisa dengan mudah disalahgunakan oleh hacker untuk pencurian informasi pribadi. Dengan demikian, setelah menyelesaikan pemeriksaan keamanan akun pribadi, tidak ada salahnya anda menyimpan link terkait, untuk pemeriksaan berkala. (Epochtimes/Jhon/asr)

Share

Video Popular