Keterangan foto: Cathay Pacific Airways masuk peringkat 1 ‘JACDEC Airline Safety Ranking 2015’. (wiki Commons)

Oleh Zheng Xiaohan

Sebuah database di Hamburg, Jerman yang menyediakan informasi berupa analisis keamanan bagi penumpang pesawat komersial dunia (JACDEC) telah merilis ‘JACDEC Airline Safety Ranking 2015.’ Sejumlah maskapai penerbangan Asia berada dalam daftar peringkat yang menunjukkan sejauh mana maskapai yang bersangkutan memprioritaskan keselamatan penumpang mereka.

Sedangkan situs Australia, AirlineRatings yang juga memberikan penilaian terhadap maskapai penerbangan sipil dunia untuk 2015 memasukkan sejumlah penerbangan Indonesia ke dalam peringkat golongan tidak aman.

JACDEC telah menyusun 60 maskapai penerbangan dunia menurut peringkat keamanan yang dinilai berdasarkan kriteria pengalaman maskapai selama 30 tahun dalam usaha transportasi udara, tingkat kecelakaan yang dialami maskapai dan langkah-langkah perbandingan yang dilakukan pemerintah terhadap hasil investigasi setelah kecelakaan. Kecuali kecelakaan fatal, kecelakaan udara serius lain yang dialami maskapai juga dimasukkan ke dalam perhitungan.

Situs Deutsche Welle (Suara Jerman) berbahasa Mandarin mengutip Deutsche Presse-Agentur menegaskan, “Makin lama kecelakaaan terjadi makin kecil pengaruhnya terhadap ranking. Begitu juga, tidak berarti maskapai yang masuk kriteria tidak aman dan menempatkan diri di peringkat depan itu sama sekali tidak aman. Sebaliknya pun demikian.”

Menurut penilaian JACDEC, 6 dari 10 maskapai penerbangan paling tidak aman dunia 2015 adalah milik Asia. USA Today sebelumnya pernah melaporkan bahwa negara Asia terkecuali Jepang, sistem peraturan keselamatan penerbangan masih tergolong kurang canggih, sehingga selain negara di Afrika, risiko penerbangan di negara berkembang di Asia dapat dikatakan lebih tinggi daripada tempat lainnya.

10 Peringkat JACDEC 2015 tentang maskapai dunia paling tidak aman (6 di antaranya milik Asia)

  1. 1. Vietnam Airline (Vietnam)
  2. Lion Air (Indonesia)
  3. China Airlines (Taiwan)
  4. Avianca Colombia (Colombia)
  5. Garuda Indonesia (Indonesia)
  6. Malaysia Airlines (Malaysia)
  7. TAM Airlines (Brazil)
  8. Saudia (Arab Saudi)
  9. GOL Transportes Aeros (Brazil)
  10. 10. COPA Airlines (Panama)

Situs penilaian penerbangan sipil di Australia, AirlineRatings sebelumnya telah merilis 10 maskapai dunia paling tidak aman pada 2015 dengan susunan peringkat sebagai berikut :

  1. Batik Air (Indonesia)
  2. Bluewing Airlines (Suriname)
  3. Citilink (Indonesia)
  4. Kalstar Aviation (Indonesia)
  5. Lion Air (Indonesia)
  6. Sriwijaya Air (Indonesia)
  7. TransNusa (Indonesia)
  8. Trigana Air Service (Indonesia)
  9. Wings Air (Indonesia)
  10. 10. Xpress Air (Indonesia)

Standar penilaian ditentukan oleh mereka berdasarkan tingkat terjadinya kecelakaan, sejarah, manajemen dan operasional di bidang penerbangan.

Dalam daftar peringkat maskapai paling aman JACDEC tahun 2015, Cathay Pacific Airways dari Hongkong menduduki peringkat pertama, kemudian disusul oleh Emirates, Eva Air dan Qatar. Sedangkan Japan Airlines berada di peringkat 9.

Sedangkan dalam daftar peringkat maskapai paling aman AirlineRatings pada 2015, peringkat 1 s/d 3 diambil oleh Qantas, Air New Zealand dan British Airways. Cathay Pacific di peringkat 4, Emirates 5, Eva Air 7, Qatar Airways tidak masuk ke dalam 10 besar. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular