Sebuah sistem kecerdasan buatan yang dikembangkan DeepMind, anak perusahaan Google yang berkecimpung dalam bidang kecerdasan buatan (AI) baru-baru ini mengumumkan menantang juara Go dunia, Lee Sedol, mengundang pemirsa menyaksikan dan menjadi saksi bersama pertandingan manusia dan robot yang menarik ini.

YouTube akan menyiarkan secara langsung lima pertandingan catur Go (permainan tradisional asal Tiongkok yang jauh lebih kompleks dari catur) yang akan digelar antara 9 – 15 Maret 2016 di Seoul, Korea Selatan.

Sekadar diketahui, jika sang juara Go dunia Lee Sedol menang dalam babak pertandingan ini, akan mendapatkan hadiah sebesar USD 1 juta atau sekitar Rp.13.5 miliar.  Jika AlphaGo (kecerdasan buatan Google) yang menang, maka Google akan menyumbangkan ke Badan PBB untuk anak-anak (UNICEF), lembaga pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi, (Sains, teknologi, Teknik and Mathematics, STEM) dan International Go Federation.

Agar bisa secara efektif memecahkan sejarah umat manusia melalui teknologi kecerdasan buatan ini membutuhkan sejumlah besar analisis data dan algoritma, banyak perusahaan teknologi kecerdasan buatan menganggap catur Go sebagai target akhir dari pengembangan algoritma kecerdasan buatan. Oleh karena itu, jika “AlphaGo” bisa menang melawan otak manusia dalam pertandingan catur Go ini, niscaya akan memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan selanjutnya.

Duel catur antara manusia dengan robot ini akan disiarkan secara langsung melalui saluran DeepMind YouTube, dan mengundang Michael Redmond (pemain profesional Go non-Asia level 9-dan), Liu Chang he, Song Tai-kun dan tokoh lainnya sebagai komentator pertandingan Go ini. (Epochtimes/Jhon/asr)

Share

Video Popular