Oleh: Huang Xiao Yu

Wilayah Asia, Amerika dan Australia pada Rabu (23/3/2016) dini hari, dilintasi gerhana. Gerhana yang terjadi kali ini merupakan gerhana penumbra. Jadi bagi yang menyaksikannya bulan akan terlihat lebih gelap. Sementara itu, jika menggunakan teleskop, bisa lebih menikmati pemandangan langka dari bulan yang tampak redup. Terutama di kawasan pantai timur Amerika, bahkan bisa menyaksikan pemandangan astronomi yang unik yaitu gerhana bulan yang sangat terang bersama Jupiter yang menggantung bersamaan di angkasa.

Mungkin pemandangan dari kawasan Barat Tengah Amerika akan lebih baik dalam menyaksikan gerhana bulan penumbra. Sementara dari kawasan Asia, Australia dan Pasifik juga bisa menyaksikan gerhana bulan penumbra ini.

Keterangan gambar: Fenomena gerhana bulan total dan bulan darah yang terjadi pada 4 April 2015. (Wang Jia-yi / The Epoch Times)
Keterangan gambar: Fenomena gerhana bulan total dan bulan darah yang terjadi pada 4 April 2015. (Wang Jia-yi / The Epoch Times)
Keterangan gambar: Gerhana bulan super yang terekam di sekitar Philadelphia, Pantai Timur Amerika sekitar pukul 09:00 – 11:30 malam waktu setempat pada 27 September 2015 lalu. ( Da Peng / The Epoch Times)
Keterangan gambar: Gerhana bulan super yang terekam di sekitar Philadelphia, Pantai Timur Amerika sekitar pukul 09:00 – 11:30 malam waktu setempat pada 27 September 2015 lalu. ( Da Peng / The Epoch Times)

Gerhana Bulan Penumbra yang terjadi 23 Maret 2016 ini dapat diamati di seluruh Indonesia. Namun, untuk Indonesia Barat dan Tengah, Bulan sudah dalam kondisi gerhana saat terbit di ufuk Timur. Hanya Indonesia bagian Timur yang bisa menyaksikan proses gerhana dari awal hingga akhir.

Gerhana Bulan Penumbra terjadi pada saat seluruh atau sebagian permukaan Bulan masuk pada bagian bayangan penumbra Bumi. Adapun penumbra adalah bayangan kabur yang terjadi pada saat gerhana atau terjadinya bayangan pada benda gelap (tidak tembus pandang) pada Bulan.

Artinya, ketika Gerhana Bulan Penumbra 23 Maret 2016 terjadi, Bulan melintasi wilayah bayangan Bumi yang masih terdapat cahaya atau daerah bayangan kabur Bumi. Bulan masih dapat terlihat dengan mata telanjang maupun dengan kamera atau teleskop, tapi dengan cahaya yang sedikit redup.

Gerhana Bulan Penumbra berlangsung selama 4 jam, 15 menit, 22 detik. Kontak awal gerhana mulai pukul 16:39:31 WIB, puncak gerhana pukul 18:47:14 WIB dan gerhana berakhir pada pukul 20:54:53 WIB.

Pada April dan Oktober 2015 lalu, terjadi “gerhana bulan darah berantai” yang sangat langka, artinya ada empat bulan dalam dua tahun akan terjadi “gerhana bulan total.” Bulan yang besar itu akan tampak berwarna merah darah. “Bulan darah berantai” hanya pernah 3 kali terjadi dalam 500 tahun. Karena bulan darah itu berhubungan dengan beberapa ramalan, sehingga banyak orang terutama tokoh agama beranggapan bahwa gelagat ini menunjukkan akan terjadi peristiwa besar di dunia. (epochtimes/joni/rmat)

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds