Oleh: Su Yang

Keterangan foto: Rabu (23/3/2016), otoritas AS mengatakan, bahwa kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Conestoga yang hilang bersama 56 awaknya pada 95 tahun silam, akhirnya ditemukan di luar pantai San Francisco. Ini sekaligus mengakhiri misteri terbesar dalam sejarah Angkatan Laut Amerika.

Kapal USS Conestoga hilang secara misterius pada 95 silam saat berangkat dari pantai barat Amerika Serikat. Para pejabat AS, Rabu (23/3/2016) lalu secara resmi mengumumkan, bahwa bangkai kapal perang ini telah ditemukan di dekat dekat Kepulauan Farallones, San Fransisco. Temuan ini sekaligus mengakhiri misteri terbesar dalam sejarah Angkatan Laut Amerika.

Pejabat Angkatan Laut dan Administrasi Atmosfer Laut Nasional Amerika (NOAA) dalam satu pernyataan bersama mengatakan, bahwa di sekitar perairan San Francisco, California, beberapa mil dari tenggara kepulauan Farallon telah ditemukan bangkai kapal Conestoga yang hilang pada 30 Juni 1921 silam.

“Setelah hampir seabad diselimuti ambiguitas, kemisteriusan hilangnya kapal tersebut akhirnya terkuak,”kata Asisten Menteri Perdagangan untuk pengamatan lingkungan dan prakiraan dan wakil administrator NOAA, Manson Brown.

Sebenarnya sejak 2009, bangkai kapal itu sudah terdeteksi di kedalaman 200 kaki oleh tim penelitian NOAA, yang bekerja di dekat Kepulauan Farallon, sekitar 30 kilometer barat San Francisco.

Keterangan foto: Otoritas AS mengatakan, bahwa kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Conestoga yang hilang bersama 56 awaknya pada 95 tahun silam, akhirnya ditemukan di luar pantai San Francisco. Ini sekaligus mengakhiri misteri terbesar dalam sejarah Angkatan Laut Amerika. (internet)
Keterangan foto: Otoritas AS mengatakan, bahwa kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Conestoga yang hilang bersama 56 awaknya pada 95 tahun silam, akhirnya ditemukan di luar pantai San Francisco. Ini sekaligus mengakhiri misteri terbesar dalam sejarah Angkatan Laut Amerika. (internet)

Kapal USS Conestoga yang mengangkut 56 awak berangkat pada 25 Maret 1921 dari San Francisco menuju Pearl Harbor di Hawaii dengan tujuan terakhir Tutuila di Samoa, namun, di tengah perjalanan, kapal itu tiba-tiba kehilangan kontak, dan para awak angkatan laut di atas kapal tersebut juga raib entah kemana. Usaha menemukan kapal yang hilang itu mendapat perhatian luas media Amerika Serikat selama beberapa bulan.

Karena tidak ditemukannya keberadaan dan bangkai kapal itu, akhirnya pada 30 Juni 1921, pihak angkatan laut mengumumkan secara resmi bahwa Conestoga dan krunya itu dinyatakan hilang. NOAA mengatakan itu adalah misteri maritim yang berlalu hampir seabad lamanya, misterius dan menyedihkan, segenap kapal bersama 56 awaknya hilang begitu saja tanpa bekas. Ketika itu tak seorangpun yang mengetahui hilangnya USS Conestoga, sampai sebulan kemudian, kapal itu tidak pernah muncul lagi di Pearl Harbor, dan otoritas terkait baru menyadari bahwa telah terjadi sesuatu dengan kapal berikut seluruh awaknya.

Angkatan Laut kemudian meluncurkan pencarian 11 hari dengan 60 kapal dan puluhan pesawat dalam jangkauan 300 ribu mil persegi. Pencarian dipusatkan di Hawaii, karena tempat itu diduga sempat terlihat Conestoga sebelum menghilang. Namun, upaya pencarian sia-sia, kapal tersebut tidak pernah ditemukan. Pada 30 Juni 1921, Conestoga dan krunya secara resmi dinyatakan hilang.

Menurut para ahli, bahwa kemungkinan kapal itu menemui badai di tengah pelayaran, dan para awaknya mencoba berlayar menuju ke Kepulauan Farallon, namun gagal, hingga akhirnya tenggelam. Tidak ada mayat yang ditemukan, tapi bangkai itu dilindungi undang-undang yang melarang setiap gangguan pada setiap kapal dan pesawat militer yang tenggelam.

Namun, setelah hilang misterius selama 95 tahun silam, kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Conestoga, akhirnya ditemukan. Kapal tersebut ternyata tenggelam di dekat Kepulauan Farallones, 50 kilometer barat San Fransisco. (Epochtimes/joni/rmat)

Share

Video Popular