Oleh: Dr. Frank Tian

Dilihat dari sudut pandang mana pun, pilpres AS telah memutarbalikkan konsep masyarakat selama ini! Situasi yang subversif, hingga hasil yang juga subversif, semua itu menjatuhkan kaca mata pengamat. Terutama pada Trump yang “unggul” pada persaingan pencalonan di Partai Republik, agenda kebijakannya yang pertama langsung menargetkan RRT.

Trump mengemukakan “Reformasi Dagang AS-RRT” sebagai strategi kampanye, untuk menunjukkan perhatiannya terhadap perdagangan AS-RRT. Bisa atau tidak Trump tampil sebagai calon yang mewakili Partai Republik dalam pilpres pada November mendatang, mampu tidaknya Trump menang dalam pilpres ini, konsep kebijakannya pasti akan berdampak terhadap perdagangan RRT-AS.

Setiap kebijakan reformasi dagang yang dikemukakan oleh Trump sangat tepat menusuk kelemahan PKT. Faktanya adalah, perdagangan ekspor yang menjadi mesin pendorong ekonomi RRT telah jatuh drastis, berkurang 20% hingga 30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di bawah benturan efek gelembung properti, ekonomi RRT telah sejak lama terjebak dalam krisis yang sangat parah.

Amerika Serikat sebagai satu-satunya negara adidaya di dunia saat ini bertajuk sosial “anti-rezim.” Dalam proses pilpres AS, kerap muncul kata “establishment.” Apa makna kata ini?

Ada yang mengartikannya “kaum pembentukan,” tapi sebenarnya kata ini terkait dengan “sistem yang sudah eksis”, “sistem yang sudah terbentuk”, bahkan “kelompok yang berkepentingan,” Hal yang sedang didorong Trump dan Sanders untuk didobrak, yang sedang mereka putarbalikkan setahap demi setahap, adalah tubuh politik dan situasi yang ada saat ini! Pencalonan diri Trump membuat tingkat perolehan suara Partai Republik meningkat 80%! Mulai dari 4,7 juta di tahun 2012 meningkat menjadi 8,5 juta, ini sungguh mengejutkan.

Media massa AS mengatakan, Partai Republik telah berada di persimpangan jalan dan mengalami perpecahan serius, bagi sebuah partai politik, ini sangat tidak lazim. Analis mengumpamakan, “Jika Partai Republik ibarat sebuah pesawat, Anda melihat keluar jendela, Anda akan melihat serpihan body pesawat beterbangan. Anda meragukan, apakah yang berikutnya beterbangan adalah mesin pendorong atau sayapnya.”

Pandangan Trump, mulai dari mendukung hukuman siksaan, anti-muslim, mendukung perang dagang, serta membangun tembok tinggi di perbatasan AS-Meksiko, terlepas dari diterima atau tidaknya ide-ide ini, yang jelas sudah mendapat dukungan dari setengah warga pemilih Partai Republik. Dengan kata lain, arah dan kebijakan Trump, baik dia bisa masuk ke Gedung Putih atau tidak, telah memperlihatkan aspirasi rakyat yang baru dan mengejutkan.

Melihat sikon dunia belakangan ini, ketika sistem politik yang ada sekarang dan struktur sosial tertantang, di segala aspek masyarakat manusia sangat lemah, goyah dan penuh bahaya! Agresi semena-mena Rusia terhadap Ukraina, bangkitnya ISIS, sulitnya seluruh dunia menghadapi ancaman teroris, ketegangan di Laut Selatan dan Laut Timur RRT, krisis di Semenanjung Korea, ekonomi dunia sedang menghadapi suatu kemunduran yang baru!

Bahkan ketika orang semakin menyadari ancaman teknologi modern, perkembangan intelijensi buatan membuat manusia menjadi tidak berdaya. Sudah cukup lama komputer mengalahkan pemain catur dunia, juga mengalahkan pemain Go (Weiqi, sejenis permainan catur ala Tiongkok), manusia harus mewaspadai fenomena komputer menguasai dunia di masa mendatang. Berbagai kejadian menandakan saat ini masyarakat manusia tengah menghadapi perubahan yang subversif.

Masyarakat Tiongkok kuno berbicara soal momentum dan geografis, kita tidak bisa mengabaikan kaitan perubahan di dunia ini dengan perubahan alam semesta. Banyak orang mungkin telah memperhatikan, beberapa tahun terakhir ini para astronom menemukan menghilangnya sejumlah benda angkasa secara misterius, tanpa jejak. Banyak jenis benda langit seperti yang bersinar terang SDSS J0159+0033 dan yang tidak bersinar Mrk590, Mrk1018, dan NGC7603 juga telah hilang secara misterius. Dari posisinya semula di angkasa sudah tidak lagi memancarkan sinyal, dan digantikan oleh gambar benda langit biasa. Benda langit raksasa seperti ini mampu memancarkan energy dengan kuat, justru menghilang misterius, hal itu telah mengejutkan para astronom.

Di saat yang sama, lingkungan bumi ini juga mengalami perubahan besar. Kabut polutan di RRT menyerang mendadak, membuat orang kehabisan akal. Beberapa tahun terakhir di banyak tempat di dunia muncul “lubang langit.” Lubang begitu besar yang ambles dan bisa menelan rumah, mobil dan harta benda lainnya, jika dikatakan “lubang langit,” padahal itu sebenarnya adalah “lubang tanah,” adalah ambles atau longsornya tanah dengan permukaan luas dan sering terjadi! Langit runtuh dan bumi ambles sudah bukan lagi menjadi istilah yang sering digunakan di novel. Runtuhnya langit sudah semakin mendesak, dan terus menerus terjadi!

Jelang terjadinya perubahan besar, apakah manusia masih berani tidak peduli? Setiap orang seharusnya melihat ke dalam diri masing-masing, mendengarkan kata-kata bijak tentang fakta dan kebenaran. (sud/whs/rmat)

TAMAT

*Dr. Frank Tian, Xie dari Business University of South Carolina Aiken

Share

Video Popular