Oleh: Su Fei

“Harap lingkari 13 April 2036 di kalender anda, karena pada hari itu besar kemungkinan sebuah asteroid akan menghantam Bumi, jika sampai terjadi, maka ia akan menjadi akhir dunia bagi banyak penduduk Bumi!”

Dalam pertemuan AAAS-American Association for the Advancement of Science di San Francisco baru-baru ini, para ilmuwan kembali mengeluarkan pernyataan berupa “peringatan kiamat.”

NASA telah memperkirakan sebuah asteroid bernama “Apophis” dengan lebar sekitar 390 meter diprediksi besar kemungkinan akan menabrak Bumi pada 2036, dan melepaskan energi bom atom yang kekuatannya lebih dari 1.000 kali seperti yang diledakkan di Hiroshima. Ribuan kilometer persegi wilayah Bumi akan langsung hancur dan seluruh Bumi akan mengalami dampak langsung sebagai akibat debu yang terbang ke atmosfer.

Dalam mitos bangsa Mesir, “Apophis” adalah sebuah nama iblis yakni roh setan yang menimbulkan kehancuran, ingin membawa kegelapan abadi ke dunia. Baru-baru ini, para astronom menamakan “Apophis” pada sebuah asteroid dari angkasa yang kini sedang melesat menuju Bumi.”

Asteroid ini sebelumnya dikenal sebagai “2004MN4,” berukuran sekitar 390 meter yang ditemukan ilmuwan pada Juni 2004 lalu.  Para ahli mengatakan bahwa objek NEO yang lebih besar dari 1 kilometer, akan menabrak Bumi setiap beberapa ribu tahun. NEO yang besarnya lebih dari 6 km, akan memusnahkan kehidupan Bumi setiap beberapa juta tahun. Sementara yang kita hadapi kali ini adalah sebuah asteroid besar yang tertunda.

Dari hasil perhitungan orbit si objek, ilmuwan NASA menemukan bahwa tingkat bahaya dari ancaman asteroid ini paling tinggi, pada tahu 2029 asteroid “Apophis” akan melewati Bumi, namun, ia akan kembali lagi mengunjungi Bumi pada tahun 2036, dan tidak tertutup kemungkinan akan menerobos atmosfer dan bertabrakan dengan Bumi!

Keterangan gambar: Ilmuwan: Asteroid Raksasa akan Menghantam Bumi pada 2036 Mendatang (internet)
Keterangan gambar: Ilmuwan: Asteroid Raksasa akan Menghantam Bumi pada 2036 Mendatang (internet)

“Apophis” sekarang masuk dalam peringkat empat dalam skala Torino. Peringkat 10 dalam skala Torino jadi patokan tertinggi atas risiko benda langit yang menghantam Bumi dan dianggap sebagai kiamat. Tingkat bahaya “Apophis” adalah yang tertinggi di antara asteroid lain yang pernah ditemukan selama ini. Apophis ditempatkan pada nomor 4 dari skala 10 Torino. Ini adalah asteroid terbesar yang mengancam Bumi sepanjang sejarah manusia dengan kemungkinan tabrakan 1:37.

Apabila Apophis lewat pada 13 April 2029, gravitasi Bumi akan mengubah orbitnya, namun, pada 2036 ia akan kembali mengunjungi dan menghantam Bumi. Dari data perhitungan para ilmuwan menunjukkan, ketika “Apophis” mendekati Bumi, kecepatannya adalah sekitar 5,9 kilometer per detik. Jika menabrak bumi, akan menghasilkan energi yang setara dengan 110.000 ledakan bom ato di Hiroshima. Jika menghantam di samudera, akan mengakibatkan tsunami dahsyat yang mematikan, jauh lebih dahsyat dari tsunami 2004 di Samudera Hindia.

NASA dan sejumlah ilmuwan luar angkasa sudah menyiapkan langkah antisipasi guna menghindari kemungkinan saling bertabrakan, sekecil apapun kemungkinannya. Salah satu skenario penyelamatan bumi adalah dengan mengirimkan pesawat ke asteroid tersebut. Pesawat itu dirancang untuk memberi efek gravitasi, yang mampu mengarahkan asteroid itu menjauh dari bumi, selama jutaan tahun cahaya.

Opsi lain, persis seperti cerita di film “Armageddon.” Sebuah satelit pun dipersiapkan untuk ditabrakkan ke asteroid tersebut. Jika “Apophis” jatuh di Samudera Pasifik, akan memicu gelombang raksasa setingi 200 meter, dan debu yang bertebaran akibat gelombang kejutnya itu akan menyelimuti ¼ wilayah di Bumi. Jika ini terjadi, maka tanaman, hewan dan orang-orang di kawasan ini akan mati dan tewas karena dingin dan rantai makanan yang hancur. Sementara itu, segenap makhluk hidup yang ada di atas Bumi juga sulit untuk bisa lolos dari bencana dahsyat ini. Dapat dikatakan, “Apophis” adalah musuh yang fatal bagi Bumi. (Secretchina/ joni/rmat)

Share

Video Popular