JAKARTA – KRI Untung Suropati 372 milik TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan perompakan kapal KM Hai Soon 12 di wilayah Tanjung Puting, Kalimantan Selatan. Sebelumnya TNI AL mendapatkan informasi dari Badan Keamanan Laut (Bakamla) terkait terjadinya perompakan kapal berbendera Singapura itu.

Kasubdispenum TNI AL Kolonel Suradi mengatakan awalnya setelah menerima informasi dari Badan Keamanan Laut (Bakamla), KRI TNI AL langsung bergerak dan melakukan pengejaran dan shadowing terhadap MV Hai Soon 12 yang dilaporkan menjadi target perompakan.

Menurut Suradi, pengejaran dan shadowing yang dilakukan oleh KRI TNI AL akhirnya membuahkan hasil.  Hingga akhirnya TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan perompakan terhadap kapal itu. Pihak TNI AL juga berhasil mengamankan sembilan orang pelaku kejahatan.

ABK yang diketahui pelaku perompakan adalah Mustofa (asal Buton), Alimudin (asal Buton), Ali (asal Buton), Anur (asal Bugis), Yanto (asal Buton), Andika (asal Buton), Moh Nurhadi (asal Tanjung Uban), Niko (asal Wakatobi), dan Agus (asal Aceh).

Penerangan Umum TNI AL menjelaskan, Kapal MV Hai Soon 12 yang menjadi target perompakan sebelumnya diketahui bergerak dari Singapura menuju Dumai, Riau. Akan tetapi saat melintasi wilayah Selat Karimata mengalami hilang komunikasi.

Hingga akhirnya melalui data yang diperoleh dari Automatic Identification System (AIS) kapal tersebut terdeteksi di wilayah Perairan Tanjung Puting dengan nama yang sudah diubah menjadi KM AISO oleh para perompak.

Hasil investigas TNI AL menyebutkan para perompak sebelumnya sudah merencanakan untuk memindahkan sebanyak 200 Kilo Liter Minyak muatan dari MV Hai Soon 12 ke kapal malaysia MT Marine Gas Oil namun berhasil digagalkan aparat.  Saat ini, Kapal MV Hai Soon 12 dan sembilan orang pelaku perompakan yang diamankan oleh di KRI Untung Suropati-372 dibawa ke Surabaya, Jawa Timur untuk melaksanakan investigasi lebih lanjut.

TNI AL menegaskan komitemenya akan terus melakukan pengamanan wilayah perairan Indonesia serta menindak tegas pelaku pelanggaran wilayah Indonesia. “TNI Angkatan Laut terus menggelar patroli guna menjaga keamanan di wilayah teritorial Indonesia,” ujar Suradi dalam rilis kepada media di Jakarta, Selasa (10/5/2016). (asr)

Share

Video Popular