Erabaru.net. Tahukan Anda, berbagai jenis beras memiliki khasiat yang berbeda. Beras hitam memelihara unsur Yin dan menutrisi ginjal.

Beras ketan berfungsi detoksifikasi. Beras bulat poles (polished round-graine / polished japonica rice) penuh dengan nutrisi dan lain sebagainya.

Beras hitam paling berkhasiat untuk ginjal

Beras hitam adalah mutiara dari segala jenis beras, dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Berdasarkan kitab klasik PTT (Pengobatan Tradisional Tiongkok) Compendium of Materia Medica (karangan Li Shizhen, diterbitkan tahun 1578) mencatat: Beras hitam berkhasiat untuk memelihara Yin dan menutrisi ginjal, menyehatkan limpa, memberi kehangatan untuk liver, menjernihkan penglihatan mata dan melancarkan sirkulasi darah.

Penelitian menemukan bahwa beras hitam mengandung 18 macam asam amino, elemen jejak: selenium, zat besi dan seng, serta vitamin B1, B2, dan elemen-elemen lainnya yang bernilai gizi tinggi, dan kadar seratnya adalah 25 kali dari beras biasa, tapi kalorinya hanya setengah dari beras merah.

Ilmu kedokteran modern beranggapan, jenis makanan yang berwarna hitam, selain bergizi, terutama juga memiliki khasiat unik yakni untuk menutrisi ginjal, anti-penuaan, memelihara kesehatan, pencegahan penyakit dan dapat berefek menghitamkan rambut.

Beras ketan paling berkhasiat untuk detoksifikasi

Biji-bijian kaya serat tanaman, dapat membersihkan sampah dalam usus; racun dan limbah dapat diekresi dengan lancar.

Beras ketan termasuk bersifat panas dan cocok untuk tubuh yang bersifat dingin.

Menurut PTT, beras ketan rasanya manis, bersifat menghangatkan, berkhasiat memelihara energi positif di dalam tubuh, berefek menangkal dingin dan bergizi.

Beras ketan mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B1, vitamin B2, niasin dan pati, kaya nutrisi.

Fungsi utamanya adalah menguatkan dan menghangatkan lambung dan limpa, maka itu bermanfaat bagi orang yang lemah limpa, lambung dan sering diare.

Beras bulat poles paling bergizi

Beras bulat-poles (polished round-graine / polished japonica rice) rasanya cenderung tawar tapi cukup bergizi.

Beras ini mengandung zat pati, protein, lemak, vitamin B1, niacin, vitamin c, kalsium, zat besi, dan nutrisi lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh.

Pakar ilmu PTT dari zaman Dinasti Tang, yakni Sun Simiao (581-682) dalam kitabnya Qian Jin Fang.

Shi Zhi menekankan bahwa beras bulat-poles dapat menyehatkan energi lambung, menumbuhkan otot (bagi anak-anak).

Shi Jian Ben Cao karangan Ning Yuan yang dicetak pada 1741 di zaman Dinasti Qing juga berpendapat bahwa beras bulat-poles berkhasiat untuk lambung dan limpa, menyehatkan organ tubuh dan menambah tenaga.

Sup beras yang kental, bila perlu dapat menggantikan sup ginseng.

Beras coklat paling membantu pencernaan

Beras coklat (beras tuton) adalah beras yang selama proses penggilingannya hanya menghilangkan kulit padi tetapi masih mempertahankan kulit ari dan endotelium.

Kandungan protein, lemak dan vitamin dari beras coklat lebih tinggi daripada beras putih (yang telah dipoles).

Beras coklat kaya akan vitamin B dan E, dapat meningkatkan sirkulasi darah, menjaga pengiriman energi ke usus, dapat meningkatkan pengembangan bakteri saluran usus yang berguna, mencegah sembelit dan kanker usus besar, yang dikenal sebagai “tukang leiding” yang memperlancar saluran usus.

Di dalam beras coklat terdapat zat selenium, dan menurut penelitian yang diterbitkan oleh “Journal of National Cancer Institute USA”, bagi orang yang dalam darahnya mengandung lebih banyak selenium, kemungkinan menderita kanker kolorektal menurun sekitar 34%.

Jawawut (Setaria italica) paling berkhasiat untuk lambung

Jawawut atau sekoi (Setaria italica) kaya akan protein, lemak, karbohidrat, vitamin B2, niasin dan kalsium, fosfor, zat besi dan sebagainya. Karena sangat mudah dicerna, maka ahli gizi menyebut jawawut sebagai “beras sehat”.

Dokter PTT beranggapan, rasa jawawut selain manis juga asin, dapat menghilangkan panas dalam dan menghilangkan haus, menyehatkan lambung, menyingkirkan kelembaban (dehumidifi cation) dan menenangkan lambung serta membuat tidur pulas.

Fungsi utama jawawut adalah berkhasiat untuk lambung dan limpa. Li Shizhen dalam kitab Compendium of Materia Medica mengatakan: “Menyembuhkan mual, disentri panas, melengkapi kekurangan dalam organ tubuh, menimbulkan selera makan”.

Selanjutnya dikatakan, mengasup sup jawawut “dapat meningkatkan fungsi usus kecil, berefek memeilihara kesehatan jantung dan menenangkan syaraf”.

Bagi mereka yang berpenyakit lambung dan usus yang menyebabkan insomnia, kemanjurannya mungkin lebih baik daripada obat penenang.

Bagi tubuh yang berkonstitusi alkali (sebagian besar tubuh orang berkonsitusi asam), khasiat jawawut dapat meningkatkan fungsi detoksifikasi diri sendiri dan mempertahankan kesehatan tubuh tetap stabil.

Jawawut adalah satu-satunya makanan biji-bijian yang bersifat alkali.(Epochtimes/Hui/Yant)

Share
Tag: Kategori: Headline

Video Popular