Peristiwa kepunahan besar, bencana besar, kiamat sebelum muncul, Bumi akan selalu memberikan beberapa tanda kiamat atau tanda-tanda biologis. Pada 65 juta tahun yang lalu, terjadi kepunahan massal kelima pada kehidupan Bumi. Sekarang, ketika tanda-tanda bencana muncul kembali, para ilmuwan memprediksi bahwa kepunahan massal keenam dari kehidupan mungkin akan menimpa. kepunahan besar, tanda kiamat, kiamat, bencana besar

Para ilmuwan secara teliti telah mempelajari fosil dari terjadinya era kepunahan, mereka terkejut menemukan bahwa kita sekarang sedang berada dalam iklim ini, hampir identik dengan iklim pada tahun tersebut, itu adalah tanda tanda kiamat.

Tanda-kiamat2_serba-serbi

Dengan naiknya temperature Bumi secara drastis, sebagian besar spesies akan punah

Karbondioksida buatan manusia, mempercepat perubahan suhu. Selama satu abad, suhu Bumi telah meningkat sebesar 0,74 ° C, angka ini membuat planet Bumi yang rapuh ini jungkir balik, api dan air silih berganti bermunculan.

Ekologi studi spesies Inggris menemukan dalam sejarah Bumi pernah ada pemanasan dramatis. dalam kurun waktu itu sejumlah besar spesies punah. Bahkan, ketika kepunahan massal yang paling parah terjadi, iklim di Bumi “sangat mirip”dengan iklim kita saat ini!

Berdasarkan tingkat kenaikan suhu abad ini, para ahli memprediksi: mungkin dalam beberapa generasi dari sekarang Bumi akan menderita kepunahan massal lain. Dari pentingnya keanekaragaman hayati, setiap bagian dari Bumi adalah saling terkait. Jika beberapa bagian tiba-tiba menghilang, maka Bumi tidak akan berfungsi secara normal.

Ekosistem laut juga seperti ini, sama seperti dengan tumbuh-tumbuhan daratan, lautan dalam memainkan peran untuk menyerap karbondioksida adalah sangat penting. Umat manusia juga tidak memiliki cara untuk mengatasi hilangnya keanekaragaman hayati yang disebabkan oleh bencana. Jika terjadi kepunahan massal, kondisi kelangsungan hidup di Bumi pasti akan berubah. Kerusakan keanekaragaman hayati akan membawa kerugian ekonomi yang sangat besar bagi umat manusia.

Daratan, air, angin dan api “iklim abnormal”

Dalam efek rumah kaca, dibawah gabungan fenomena El Nino dan La Niña, “cuaca ekstrim” tak terduga yang sulit diprediksi mengamuk dimana mana, Bumi terperosok dalam topan air, api dan angin dengan “iklim abnormal”. Bumi yang hijau sedang setahap demi setahap melangkah ke dalam padang gurun prasejarah, kembali ke kebakaran hutan, kekacauan dan angin putting beliung yang mematikan.

Tanda-kiamat3_serba-serbi

Banjir di Perancis dan Jerman.(Internet)
Banjir di Perancis dan Jerman.(Internet)

Sejak Juni 2016, hujan lebat di Eropa, hal ini menyebabkan banjir di Perancis, Jerman dan Austria serta tempat-tempat lainnya. Menurut berita Departemen Meteorology Prancis, banjir terparah Perancis ada di dua tempat yaitu Seine – Provinsi Marne dan Provinsi Essonne, delapan provinsi tetangga juga mengeluarkan peringatan oranye. Louvre yang terletak di Sungai Seine dan Museum Orsay telah mengumumkan penutupan pada tgl 3 Juni yg lalu.

Kebakaran hutan Kanada barat. (Internet)
Kebakaran hutan Kanada barat. (Internet)

Menurut laporan Weather Network sampai saat ini, luas area kebakaran hutan tahun ini di British Columbia telah mencapai 215.695 ha. Sejak 1 April, ada 900 titik kebakaran di Gunung British Columbia, kebakaran masih menyala di Saskatchewan ada 112 titik; asap kebakaran di British Columbia telah menyeberang Kanada, setelah melewati tiga provinsi di padang rumput dan Provinsi Ontario, asap kebakaran telah terbang ke Quebec!

"Lubang menganga kiamat" di Siberia (Internet)
“Lubang menganga kiamat” di Siberia (Internet)

Menurut laporan “Russia Today”, dalam beberapa tahun terakhir, telah muncul puluhan lubang misterius di Siberia Rusia. Salah satu lubang terbesar di Semenanjung Yamal, besarnya lebih dari 60 meter.

Kebakaran hutan besar di Barat, badai debu oranye selatan bergerak naik turun, sebelah Timur ada banjir besar yang langka. Tak lama setelah tsunami, muncul angin putting beliung, pada permukaan air muncul dua naga mengisap air, air terjun besar Niagara yang bergemuruh membeku menjadi hamparan salju putih besar, air terjun Niagara membeku menjadi es.

Air terjun Niagara  membeku. (Video screenshot)
Air terjun Niagara  membeku. (Video screenshot)

Alternatif bencana global mendekat

Para ahli di Swedish Global Challenges Foundation dan University of Oxford’s Global Priorities Project memprediksi bahwa dalam kurun waktu lima tahun mendatang, mungkin bencana global akan mengakibatkan 750 juta orang meninggal.

Para ahli dengan metode simulasi komputer mempelajari cara berbagai versi peristiwa sampai akhirnya memperoleh kesimpulan ini. Bahwa Bumi dan asteroid akan bertabrakan, letusan besar gunung berapi (seperti Yellowstone Caldera Amerika Serikat), penyebaran virus dan peristiwa lainnya akan menyebabkan hampir 10 persen dari populasi seluruh dunia meninggal, tanda tanda kiamat.

Virus Zika menyebar di seluruh dunia

Menurut sebuah peta rinci yang dirilis oleh jurnal ilmiah “eHidup”, ada 22 juta orang di seluruh dunia yang tinggal di daerah penyebaran virus Zika. Para peneliti menyatakan bahwa wabah saat ini pusat wilayah peledakan virus Zika ada di sebagian besar wilayah Amerika Selatan, namun secara total, ada 22 juta orang yang diidentifikasi tinggal di daerah zona “risiko”.

Manusialah yang menyebabkan semua dorongan ini, juga harus bertanggungjawab atas bencana yang akan datang.(Internet)
Manusialah yang menyebabkan semua dorongan ini, juga harus bertanggungjawab atas bencana yang akan datang.(Internet)

Setidaknya dalam waktu empat tahun akan terjadi empat kali gempa besar yang melebihi skala 8

Angin puting beliuang, dua naga mengisap air. (Internet)
Angin puting beliuang, dua naga mengisap air. (Internet)

Setelah beruntun terjadi gempar berkekuatan besar di Jepang, Ekuador dan wilayah gunung berapi yang mengelilingi Samudra Pasifik (Ring of Fire), ilmuwan AS memperingatkan bahwa dalam waktu dekat, mungkin terjadi ” mega gempa” yang menghancurkan, dan dari kesimpulan situasi saat ini mungkin akan menyebabkan sedikitnya empat gempa dengan skala lebih besar dari 8.

Semua di atas ini, adalah fenomena yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari,. Sedang Kutub magnet Bumi terus menerus membalik, jarak antara Bulan dan Bumi perlahan-lahan menjauh, kecepatan pergerakan Bumi terus bertambah, sejumlah besar bintang dilahirkan, penghancuran dan enam fenomena aneh Bumi menakjubkan dari yang dirilis NASA, itu adalah bahaya besar yang tak terlihat oleh orang orang, itu adalah tanda tanda kiamat.

Para ahli menganggap,umat manusialah yang menyebabkan semua ini terdorong, manusia tidak bisa mengelak, juga harus bertanggung jawab atas bencana yang akan menimpa.(Epochtimes/Lim/Yant)

Share

Video Popular