Oleh:  Editor Si Jing

Saya berasal dari Hunan, tinggal di pesisir Long Yuan Jiang, Tiongkok. Long Yuan Jiang adalah sebuah sungai yang cukup besar di kampung halaman saya, sungai ini biasa-biasa saja dan tidak dikenal, bertahun-tahun yang lalu ketika terjadi banjir musim panas. Saya seorang diri berjalan di pinggir sungai, saat itu air bah nyaris memenuhi tanggul, tiba-tiba saya mendengar suara gemuruh dari dalam air, dan begitu menoleh ke belakang,  saya melihat permukan air yang semula tenang itu bergulung-gulung seperti pusaran.

Awalnya tidak saya indahkan, tanggul itu cukup lebar dan kokoh, meskipun batas ketinggian air cukup tinggi, tapi tidak berbahaya, jadi saya tenang saja, hanya saja saya penasaran mengapa permukaan air yang awalnya tenang itu mendadak bergemuruh dan menggulung seperti ombak besar.

Saya berdiri di pinggir pantai sambil menatap ke arah sungai. Tak lama kemudian, saya melihat sesuatu yang menyembul dari dalam air, lalu tenggelam lagi dengan cepat. Saat itu saya benar-benar terkejut dibuatnya, dan masih tidak menyadari apa itu sebenarnya, saya curiga mungkin itu adalah semacam peralatan rumah tangga, karena penasaran, lalu saya mengambil sebongkah tanah dan melemparnya ke sungai, untuk melihat apakah benda itu sesuatu yang hidup.

Tapi tak disangka, bongkahan tanah liat yang saya lemparkan itu justru membuat gulungan air semakin kuat bergemuruh, sesuatu yang panjang tiba-tiba menyembul dari air, dan saya masih ingat dengan sangat jelas, obyek itu adalah sesuatu yang berwarna merah, dipenuhi dengan sisik. Saya juga melihat dengan jelas kepala dan ekornya, panjangnya sekitar 10 – 20 meter, badannya sangat besar, mungkin sekitar 2 – 3 tiang listrik besarnya.

Saya terkejut ketika melihat sosok itu memalingkan kepalanya dan menatap saya, dan saya pun terperangah begitu melihat kepalanya, karena ternyata itu adalah seekor Naga!

Sama persis dengan buku-buku atau cerita yang pernah saya baca, sepasang tanduk naga itu seperti dua cabang batang kayu besar, dan ekornya terlihat seperti ikan, tapi tidak tampak cakarnya.

Naga itu menatap saya sekilas, kemudian menyelinap ke bawah air. Ketika itu, saya benar-benar takut, dan dengan cepat berlari ke bawah tanggul. Setelah pulang ke rumah saya pun menceritakan hal ini pada orang-orang, tapi mereka tidak percaya, hanya para tetua desa menuturkan bahwa dulu juga ada yang pernah melihat naga, karena itulah nama sungai itu dinamakan Long Yuan Jiang atau Sungai Long Yuan. Sayangnya, gambarnya tidak diabadikan karena tidak membawa kamera.

Melihat semua orang tengah membicarakan tentang naga, saya pun menulis tentang hal terkait berdasarkan pengalaman yang saya saksikan sendiri. Naga itu memang ada, dan saya telah melihat sosoknya. Naga itu bertanduk, jadi tidak mungkin ular phyton, lebih besar dari buaya, tapi saya tidak melihatnya terbang. (Secretchina/ntdtv/joni/rmat)

Share

Video Popular