Sebuah bangunan kayu yang dijadikan restoran terapung di Teluk Vinh Hy, propinsi Ninh Thuan, Vietnam tiba-tiba tenggelam bersama sekitar 300 orang tamu yang sedang menikmati hidangan di dalamnya. Insiden yang terjadi pada Sabtu (23/7/2016) itu menyebabkan 2 orang tewas dan 4 lainnya mengalami cedera.

Menurut laporan media Vietnam bahwa bangunan restoran berukuran ratusan meter persegi itu terapung di atas air dengan mengandalkan pelampung yang terbuat dari bahan plastik. Saksi mata mengatakan bahwa restoran sudah mulai tenggelam sejak pagi pukul 10.00 waktu setempat.

Saat itu, sekitar 300 orang tamu sedang berada di dalam untuk menikmati hidangan. Restoran tersebut berjarak sekitar 40 km dari kota Phang Rang. Setelah insiden terjadi, para nelayan dan staf restoran terdekat langsung datang memberikan bantuan penyelamatan.

2 orang tamu masing-masing berusia 23 dan 29 tahun tewas tenggelam, 4 orang lainnya yang berusia antara 25 – 31 tahun mengalami cedera dan dilarikan ke rumah sakit

Tim pencari dan penyelamatan dari propinsi Ninh Thuan termasuk penyelam dari L Vietnam juga bergegas datang ke lokasi untuk memberikan bantuan. Kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap penyebab tenggelamnya restoran itu.

“Saat kejadian, kebanyakan tamu melarikan diri untuk berlindung di atap besi restoran tersebut. Seseorang melemparkan jaket pelampung kepada tamu-tamu yang terperangkap dalam air. Sayang jumlahnya tidak mencukupi,” kata seorang saksi mata.

“Anak-anak dan para wanita yang diprioritaskan dalam penyelamatan awal setelah kejadian,” kata seorang saksi mata lainnya.

Pejabat setempat bernama Tran Van Nam menjelaskan, pihaknya sedang melakukan koordinasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan mengkonfirmasi identitas korban.

Bangunan dari kayu yang dipakai untuk usaha restoran tersebut ditambatkan di atas perairan teluk yang berkedalaman 2.5 meter dan berjarak sekitar 50 meter dari pantai. Restoran yang berada di lokasi yang termasuk daerah wisata ini memiliki kapasitas cukup untuk menampung 500 orang tamu. Saat kejadian, hanya ada 375 orang tamu yang berada di sana untuk menikmati makanan, di mana 300 orang adalah wisatawan. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular