Seorang pria di Utah adalah orang pertama di Amerika Serikat yang meninggal akibat terinfeksi virus zika yang kemudian menularkan virus zika kepada perawatnya, menimbulkan misteri medis mengenai bagaimana virus zika menyebar di antara mereka, demikian kata pejabat kesehatan.

Dua orang tersebut tidak memiliki kontak seksual dan jenis nyamuk yang terutama penyebar virus tidak ditemukan di daerah dataran tinggi di mana mereka tinggal, demikian pernyataan dari Departemen Kesehatan Salt Lake County. Perawatnya adalah orang yang “masih ada hubungan keluarga” dengan penderita, namun pejabat kesehatan tidak memberikan rincian lebih lanjut, termasuk bagaimana virus itu ditularkan.

“Pengetahuan kami mengenai virus ini terus berkembang dan penyelidikan kami diharapkan untuk membantu kami lebih memahami bagaimana individu ini menjadi terinfeksi,” kata Dr Angela Dunn, wakil epidemiologi di Departemen Kesehatan Utah. “Berdasarkan apa yang kami ketahui mengenai kasus ini sejauh ini, tidak ada bukti bahwa ada risiko penularan virus zika di kalangan masyarakat umum di Utah.”

Pria yang meninggal pada akhir Juni 2016 lalu itu tertular virus zika saat bepergian ke luar negeri ke suatu daerah di mana terdapat nyamuk yang mengandung sangat banyak virus zika di dalam darahnya, demikian kata para pejabat. Tidak jelas penyebab pasti kematian yang diumumkan pada tanggal 8 Juli 2016 karena pria tersebut sudah tua dan juga memiliki masalah kesehatan.

Pria tua tersebut memiliki gejala penyakit zika- termasuk ruam, demam dan “pink eye” (mata berwarna merah muda),- tetapi tidak jelas bagaimana keterlibatan virus zika sampai meninggalnya pria tua tersebut, demikian pernyataan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat.

Berdasarkan undang-undang privasi kesehatan maka otoritas Utah menolak untuk memberikan informasi tambahan mengenai pria tua tersebut atau di mana ia melakukan perjalanan. Pejabat kesehatan menemukan kasus ini saat meninjau surat kematiannya, dan tes laboratorium semakin menguatkan kecurigaan mereka.

Virus zika hanya menyebabkan sakit ringan pada kebanyakan orang. Tetapi selama wabah baru-baru ini di Amerika Latin, para ilmuwan menemukan bahwa infeksi selama kehamilan telah menyebabkan cacat lahir yang parah pada otak bayi.

Virus zika menyebar terutama melalui gigitan nyamuk tropis

Tidak ada laporan kasus nyamuk penyebar virus zika di daratan Amerika Serikat, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat. Ahli kesehatan berpikir mungkin akan terjadi transmisi nyamuk di Amerika Serikat, di dataran rendah dengan panas terik seperti Florida selatan atau Texas selatan di mana serangga telah menjadi masalah yang stabil.

Lebih dari 1.300 penyakit zika telah dilaporkan di 50 negara bagian dan Distrik Columbia, termasuk delapan kasus terjadi di Utah, menurut pejabat kesehatan. Hampir semua orang yang telah melakukan perjalanan ke negara yang sedang mengalami wabah zika, tertular virus zika di sana.

Tapi ada 14 penderita yang tidak bepergian ke tempat wabah zika tetapi berhubungan seks dengan penderita zika.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat juga telah melacak wanita hamil yang terinfeksi  zika, dan mengatakan mereka memiliki lima laporan kasus masalah kehamilan, keguguran, lahir meninggal atau aborsi.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular