Oleh Guo Zhixuan

Sebuah tank dari Brigade 564 yang berisi 5 orang saat sedang melakukan latihan, Selasa (16/8/2016) pagi ini tiba-tiba terguling ke dalam sungai Wangsha. Kejadian itu menyebabkan 4 orang yang berada di dalam perlu pertolongan cepat kecuali pengemudinya yang berhasil meloloskan diri sesaat setelah kejadian.

Latihan militer tahunan Han Kuang yang sedang berlangsung di Taiwan itu, menewaskan 3 orang korban perwira Angkatan Darat Taiwan. Mereka tewas saat tanknya terbalik dan jatuh ke dalam sungai.

Seorang perwira berpangkat brigadir dalam konferensi pers Taiwan menyampaikan berita duka yang diterima dari rumah sakit bahwa ketiga orang perwira yang berada dalam tank itu tidak berhasil diselamatkan nyawanya.

Komandan tank yang bernama Letnan Wu Dewei denyut jantungnya berfungsi kembali pada pukul 13:27 sedang dialihkan ke rumah sakit di Kaohsiung untuk menerima perawatan yang lebih intensif.

4 orang perwira sudah tidak ada tanda-tanda hidup saat dikeluarkan dari dalam tank meskipun tetap dilarikan ke Rumah Sakit Nanmen dan Rumah Sakit Turis di kota Hengchun, Pingtong, kecuali Wu Dewei yang denyut jantungnya berfungsi kembali lalu dibawa ke rumah sakit di kota Kaohsiung untuk mendapat perawatan lebih intensif. Sedangkan ketiga perwira lainnya dinyatakan tewas.

Tank yang ikut latihan militer Han Kuang di Taiwan terbalik dan masuk ke dalam sungai. (foto CNA)
Tank yang ikut latihan militer Han Kuang di Taiwan terbalik dan masuk ke dalam sungai. (foto CNA)

Dalam konferensi pers siang itu, komandan brigadir menjelaskan ikhwal kejadian yang bermula dari tank itu mengalami kemudi mendadak tidak berfungsi saat sedang melintasi jembatan di atas sungai itu, sehingga terjebur dengan posisi kepala di bawah permukaan air.

Komandan mengatakan, beruntung pengemudi bisa keluar sendiri dari pintu keluar masuk tank yang sudah berada di bawah air sungai. Namun keempat orang lainnya yang tak muncul ke permukaan air  baru berhasil dikeluarkan dari perut tank sekitar pukul 11:30 waktu setempat, setelah tank tersebut berhasil ditarik dari dalam air oleh kendaraan pengangkat yang didatangkan.

Diduga kecelakaan ini terjadi karena gangguan pada rantai rodanya, sehingga rantai di satu sisi tidak berfungsi membuat pengemudi tidak mampu mengendalikan arah. (Central News Agency/sinatra/rmat)

Share

Video Popular