JAKARTA – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ke-49 tahun ini, LIPI memberi anugerah Penghargaan Ilmu Pengetahuan berupa LIPI Sarwono Award (LSA) kepada fisikawan ITB, Tjia May On.

Agenda kedua adalah Sarwono Memorial Lecture (SML) Tahun 2016 oleh Duta Besar Arif Havas Oegroseno selaku Deputi Bidang Kedaulatan Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI) untuk menyampaikan kuliah umum bertajuk Pengelolaan Kawasan Maritim dan Perbatasan Indonesia dalam Kerangka Kerjasama Regional Asia Tenggara.

Pemberian anugerah LSA dan SML akan diselenggarakan pada Kamis (18/8/2016) bertempat di Auditorium Utama LIPI, Jakarta. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir dijadwalkan hadir untuk memberikan sambutan.

Kepala LIPI, Iskandar Zulkarnain mengatakan penganugerahan penghargaan Ilmu Pengetahuan LSA dan SML 2016 adalah kegiatan tahunan LIPI untuk memperingati HUT dan juga bentuk penghormatan atas jasa almarhum Sarwono Prawirohardjo sebagai Bapak Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia sekaligus Ketua LIPI yang pertama.

Menurut Iskandar, sebagai lembaga penelitian yang telah lama berdiri, LIPI berupaya memberikan apresiasi dan penghargaan untuk anak bangsa yang berdedikasi mengembangkan ilmu pengetahuan.

“Apresiasi tinggi sangat patut diberikan kepada tokoh atau ilmuwan yang telah berjasa memajukan iptek dan mengabdikan hidupnya untuk kemajuan sains,” ujarnya dalam siaran pers LIPI, Selasa (16/8/2016).

Penghargaan LSA 2016 diberikan kepada Tjia May On yang merupakan fisikawan dari ITB. Lulusan S-3 dari Northwestern University Amerika Serikat ini terpilih karena dedikasinya dalam penelitian ilmu fisika di Indonesia. Tjia adalah mantan guru besar Fisika di ITB. Berkat dedikasinya, Tjia memperoleh sejumlah  penghargaan atas kontribusi yang luar biasa bagi hasil penelitian ilmiahnya dan dedikasinya dalam mengembangkan budaya penelitian di Indonesia.

Sedangkan orasi ilmiah disampaikan oleh Duta Besar Arif Havas Oegroseno yang berkarir sebagai Diplomat sejak 29 tahun yang lalu. Terakhir, Arif menjadi Duta Besar RI untuk Belgia, Luksemburg dan Uni Eropa hingga 2015. Dia juga menjabat Presiden Konferensi ke-20 dalam Konvensi Hukum Laut 1982 di Markas Besar PBB. (asr)

Share

Video Popular