JAKARTA – Upacara Peringatan HUT RI Ke-71 berlangsung khidmat di Istana Negara, Rabu (17/8/2016) yang bertindak selaku inspektur upacara adalah Presiden Joko Widodo. Pada tahun ini serangkaian acara  peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia dapat disaksikan seluruh masyarakat Indonesia melalui layanan Youtube dengan menggunakan teknologi video 360 derajat.

Sebelum upacara seremonial dimulai, diawali dengan parade bendera pusaka yang dimulai dari monumen nasional ke Istana Negara. Sementara sebelumnya, di lokasi upacara dimeriahkan dengan penampilan marching band dari pabrik semen dan  paduan suara dari Gita Bahana Nusantara dengan melantunkan lagu “Hari Merdeka” ciptaan H Mutahar dan “Penghargaan Untukmu” ciptaan oleh mantan Kepala BIN Jenderal AM.Hendropriyono.

Pada HUT RI ke-71, diwarnai dengan batalnya Gloria Natapradja-Hamel untuk menjadi anggota Paskibraka Nasional. Gloria pun tak dikukuhkan dan secara resmi dikeluarkan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2016 setelah diketahui memiliki dwi-kewarganegaraan dengan paspor Prancis.

Gloria sosok gadis berusia 16 tahun adalah perwakilan Jawa Barat yang berdomisili di Depok. Meskipun akhirnya gugur sebagai anggota Paskibra, semangat Gloria pun tak pupus. Dia pun tetap hadir di Istana dengan menyaksikan rekan-rekannya untuk menjalankan tugas sebagai peserta Paskibraka.

Gloria dalam keterangan pers di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengatakan belajar banyak atas masalah yang dia alami. Dia pun menuturkan tetap bangga menjadi anggota Paskibraka, walaupun tak bisa melanjutkan bersama teman-temannya untuk mengibarkan sang saka Merah Putih di Istana Negara.

Gloria pun menuturkan  selama mengikuti proses karantina menjadi anggota Paskibraka, dia banyak belajar mendapatkan ilmu yang berharga. Walaupun dia sedih atas batalnya menjadi anggota Paskibaraka, Gloria tetap tegak dan yakini kejadian yang menimpa dirinya adalah titik balik untuk kembali bangkit.

Menurut Gloria, paskibraka adalah bagaimana  mencintai negeri ini dari hati. Jika kemudian mencintai negeri ini dari hati, lanjut Gloria, maka akan berusaha memberikan yang terbaik. Gloria pun berpesan kepada anak pelajar lainnya bahwa peristiwa yang dia alami menandakan bukan akhir dari segalanya. (asr)

Share

Video Popular