Masalah akrab bagi banyak dari kita saat memasuki usia pertengahan adalah perjuangan untuk fokus pada objek jarak dekat seperti membaca kertas koran atau membuat bordir. Dan beberapa orang bahkan menghadapi frustrasi tambahan karena harus membawa kacamata dari berbagai ukuran kekuatan untuk memungkinkan mereka dalam melaksanakan tugas-tugas yang berbeda.

Namun sekarang sebuah perusahaan Inggris telah datang dengan solusi cerdik untuk dapat menyelesaikan masalah kacamata dimana fokus dapat diubah dengan cara yang sama seperti pada penggunaan teropong.

Sebuah tombol kecil di lengan masing-masing kacamata terpasang pada ‘Eyejusters’ memungkinkan bagi pemakainya untuk membawa apa pun yang mereka ingin lihat ke dalam fokus yang tajam.

kacamata plus yang dapat disetel
Eyejusters datang dengan solusi cerdik bagi yang bermasalah dengan penglihatan dalam melihat benda jarak dekat, sebuah kacamata dimana focus lensa dapat diubah

Penciptanya, Owen Reading, menjelaskan, “Banyak orang membutuhkan kacamata baca tapi mereka membutuhkan kacamata dengan banyak kekuatan yang berbeda. Mereka mungkin memiliki pasangan lensa dengan kekuatan +1 untuk komputer, +2 untuk membaca, dan +3 untuk benda yang benar-benar dekat.”

Eyejusters menggantikan kebutuhan untuk beberapa pasang kacamata baca, dengan menutup seluruh jajaran dari nol sampai 3, dimana merupakan yang terkuat yang dapat ditemukan di dalam produk-produk yang dijual bebas.

“Jika Anda mengenakan kacamata baca, ini adalah alternatif yang jauh lebih fleksibel. Anda dapat mengenakannya dan hanya memutar tombol penyesuai sampai apa yang ingin Anda lihat tampak ke dalam focus, seperti menyesuaikan saat menggunakan teropong,” tambahnya.

Ide Reading tentang Eyejusters ini datang bersama dengan temannya, David Crosby, yang belajar fisika di Oxford dengannya.

Konsep ini sederhana: lensa dalam kacamata bekerja untuk fokus gambar dengan mengubah arah berkas cahaya yang masuk melalui lensa tersebut.

Ketika seseorang dengan jarak pandang jauh ingin melihat sebuah benda yang sangat dekat dengan mereka, mereka akan membutuhkan lensa tebal dengan bentuk yang sangat cembung ‘menggembung’. Ketika mereka ingin melihat sesuatu yang sedikit lebih jauh, mereka akan membutuhkan lensa yang lebih tipis dengan bentuk kurang cembung.

Eyejusters bekerja karena setiap lensa di kacamata sebenarnya terdiri dari dua, dan pasangan tersebut menggeser melewati satu sama lain ketika tombol diputar untuk memberikan bentuk yang berbeda.

Owe Reading mengatakan ide di balik kacamata dengan berbagai fokus ini sudah ada sejak tahun 1960-an namun Eyejusters adalah yang pertama kali menggunakan konsep penggeseran lensa.

Dia dan Crosby awalnya mulai dengan produk yang ditujukan untuk pelanggan di negara-negara miskin, di mana jutaan orang berjuang untuk mendapatkan sepasang kacamata yang cocok dengan kekuatan yang tepat. Tapi tahun lalu mereka memutuskan untuk fokus pada pasar Inggris juga.

Kacamata Eyejusters dibuat di sebuah pabrik di Midlands Timur dengan biaya £70, tersedia di situs web perusahaan dan akan ditebar di toko-toko akhir tahun ini. (ran)

Share

Video Popular