- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Ajaib! Orang-orang Ini Lolos dari Kematian

Erabaru.net. Alcides Moreno bersaudara adalah petugas pembersih kaca gedung. Suatu hari, keduanya bernasib malang jatuh dari sebuah gedung pencakar langit di New York ketika sedang membersihkan kaca gedung. Saudaranya tewas seketika, sementara ia mengalami cedera dan sekujur tubuhnya bersimbah darah, dan koma selama hampir 3 pekan.

Belakangan, ia mulai menunjukkan tanda-tanda sadar, dan mulai berbicara. Umumnya, rasio kematian jatuh dari gedung lantai empat itu sekitar 50%, sementara Moreno yang jatuh dari gedung 47 tingkat secara gaib bisa lolos dari maut itu mungkin berhubungan dengan keberuntungannya saat itu.

(Kiri) Suatu hari, petugas pembersih kaca gedung yang sedang bertugas ini jatuh dari sebuah gedung pencakar langit di New York, AS. Pasca kecelakaan, Katrina Burgess mengalami cedera pata tulang di leher, punggung dan cedera pada anggota tubuh lainnya. (Internet) [1]
(Kiri) Suatu hari, petugas pembersih kaca gedung yang sedang bertugas ini jatuh dari sebuah gedung pencakar langit di New York, AS. Pasca kecelakaan, Katrina Burgess mengalami cedera pata tulang di leher, punggung dan cedera pada anggota tubuh lainnya. (Internet)

Katrina Burgess mengalami patah tulang di leher, punggung dan beberapa luka parah di sekitar tubuhnya pasca kecelakaan mobil. Dari hasil pemeriksaan awal terhadap cedera yang dialaminya, dokter memperingatkan bahwa kemungkinan Katrina tidak bisa lagi berjalan normal seperti biasa.

Selama proses penyembuhannya, dokter menanamkan 11 batang logam dan puluhan baut serta pin ke dalam tubuh Katrina untuk menyanggah tubuhnya. Dan ajaib bak cerita dongeng, ia pun pulih beberapa bulan kemudian.

(Kiri) Karena tidak ada jantung pengganti, Simmons, seorang remaja asal Amerika terpaksa menggunakan dua alat pemompa darah buatan untuk bertahan hidup selama hampir empat bulan. Sebuah teknik operasi dengan cara menanamkan (implantasi) gigi pada mata membuatnya meninggalkan dunia yang gelap, dan dapat melihat kembali cahaya terang. (Internet) [2]
(Kiri) Karena tidak ada jantung pengganti, Simmons, seorang remaja asal Amerika terpaksa menggunakan dua alat pemompa darah buatan untuk bertahan hidup selama hampir empat bulan. Sebuah teknik operasi dengan cara menanamkan (implantasi) gigi pada mata membuatnya meninggalkan dunia yang gelap, dan dapat melihat kembali cahaya terang. (Internet)

Karena menderita pembesaran cardiomyopathy, D’Zhana Simmons, seorang remaja asal Amerika Serikat ini harus menjalani transplantasi jantung, namun, jantung baru ini gagal berfungsi sebagaimana mestinya sehingga diangkat kembali.

Sambil menunggu transplantasi kedua, tim dokter terpaksa memasang dua pompa jantung di tubuh Simmons agar aliran darahnya tetap mengalir. Remaja ini hidup selama 4 bulan tanpa jantung dan mampu bertahan dengan hanya menggunakan alat pemompa darah buatan yang dipasang di dalam tubuhnya. Hingga kemudian Simmons menjalani transplantasi jantung yang kedua, dan transplantasi kali ini berjalan lancar dan sukses, sehingga hari berikutnya ia menjalani transplantasi ginjal.

Martin Jones, seorang pekerja bangunan mengalami kebutaan dalam suatu kecelakaan kerja 10 tahun lalu. Namun, tim dokter dari klinik mata Sussex di Brighton berhasil melakukan implan lensa dari gigi untuk mengembalikan penglihatan dari kebutaan Martin Jones. Prosedur ini telah dilakukan kurang dari 50 kali di Inggris dengan menggunakan bagian gigi sebagai penyanggah lensa baru yang diambil dari selaput kulit pasien.

(Kiri) Sang suami menembak wajah Connie dengan senapan, sehingga menyebabkan wajahnya rusak parah. (kanan) Dokter melakukan operasi laser di dalam rahim Shannon. (Internet) [3]
(Kiri) Sang suami menembak wajah Connie dengan senapan, sehingga menyebabkan wajahnya rusak parah. (kanan) Dokter melakukan operasi laser di dalam rahim Shannon. (Internet)

Connie Culp, seorang wanita yang tinggal di Ohio adalah wanita pertama yang menjalani operasi “face-off” di Amerika. Pada 2004 lalu, setelah terjadi pertikaian dengan suaminya, wajah Connie ditembak hingga hancur, sementara bibir atas, hidung dan matanya mengalami luka parah. Banyak anak-anak yang menganggapnya monster ketika melihat wajahnya kala itu, tapi sekarang, wajah barunya terlihat jauh lebih baik.

Salah satu dari bayi kembar yang ada dalam kandungan Shannon harus mati atau jika tidak, keduanya akan mati. Dokter dari Swedish Medical Centre menyatakan bahwa bayi kembar tersebut menderita TTTS (Twin-To-Twin Syndrome) dimana kedua bayi tersebut dihubungkan oleh sebuah pembuluh darah, atau dengan kata lain sebuah kondisi dimana salah satu bayi menyalurkan kehidupan ke bayi yang lain sehingga rasio kematian pada salah satu bayi atau keduanya itu mencapai 80-90%.

Dokter melakukan operasi pembedahan dengan menggunakan bedah laser untuk memotong pembuluh darah si kembar yang berada dalam rahim. Dan ajaib, dua bulan kemudian, kedua bayi kembar lucu itu terlahir dengan selamat di Swedish Medical Centre dan dinamai Reese dan McKenna Gimbel.

(Kiri) Glenn Orgias diserang hiu putih besar ketika berselancar di pantai Bondi, Sydney. (Kanan) David digigit oleh Laba-laba recluse coklat (Brown recluse Spider - genus Loxosceles) hingga harus dibawa ke rumah sakit dan menjalani terapi fisik selama 8 bulan. (internet) [4]
(Kiri) Glenn Orgias diserang hiu putih besar ketika berselancar di pantai Bondi, Sydney. (Kanan) David digigit oleh Laba-laba recluse coklat (Brown recluse Spider – genus Loxosceles) hingga harus dibawa ke rumah sakit dan menjalani terapi fisik selama 8 bulan. (internet)

Glenn Orgias diserang oleh hiu putih besar ketika berselancar di Pantai Bondi, Sydney. Glenn dibawa ke RS. St. Vincent’s dengan tangan yang hampir terputus yang hanya tersambung oleh kulit sepanjang 3 cm dari lengannya . Bahkan Dr. Kevin Ho, seorang ahli bedah plastik tidak menyangka ia sanggup menyatukan kembali lengan Glenn.

Namun dengan fasilitas medis yang memadai dan kesigapan penanganan dari para dokter, memungkinkan tersambungnya kembali lengan Glenn.

“Kami menggunakan lintah sebagai bagian dari proses memperlancar peredaran darah yang mengalir ke tangan Glenn sehingga lengan Glenn bisa berfungsi kembali,” kata Dr. Kevin Ho.

Sebuah kecelakaan motor hampir merenggut nyawa David Blancarte. Meskipun selamat, namun ia tidak bisa menggerakkan kakinya dan selama 20 tahun kursi roda pun menjadi pengganti langkah kakinya. Dua tahun yang lalu, David digigit oleh seekor laba-laba recluse coklat (Brown recluse Spider – genus Loxosceles) hingga harus dibawa ke rumah sakit dan menjalani terapi fisik selama 8 bulan.

Dalam terapinya, perawat David menemukan adanya kejang urat di salah satu kaki David, hingga harus menjalani beberapa Experimental Treatment. Dan ajaib, 5 hari kemudian David bisa berjalan kembali.

“Terima kasih Spider,” kata David bersyukur.

Sebuah kecelakaan yang parah menyebabkan tengkorak dan tulang leher Jordan terpisah. (Internet) [5]
Sebuah kecelakaan yang parah menyebabkan tengkorak dan tulang leher Jordan terpisah. (Internet)

Jordan Taylor mengalami kecelakaan mobil yang fatal. Tabrakan yang hebat menyebabkan tengkorak dan tulang punggungnya terpisah seketika. Antara tulang leher dan tengkoraknya tidak lagi terhubung. Dokter pun mengatakan kecelakaan ini adalah “orthopedic Decapitation” ( terpenggalnya tulang kepala) dan kemungkinan hidup hanya sekitar 1%.

Dokter bedah menyambungkan kembali kepala dan tulang leher Jordan dengan menggunakan plat logam, baut dan batang titanium. Aneh bin ajaib, tiga bulan kemudian, Jordan sudah bisa meninggalkan rumah sakit, dan sekarang ia telah kembali bersekolah. (Secretchina/Ye Yu Huan/joni/rmat)