Oleh: Shi Ping

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang sejak Senin (19/9/2016) berada di New York untuk mengikuti KTT PBB ke 71 yang diselenggarakan selama 3 hari. Sebagian dari praktisi Falun Gong New York datang ke depan gedung PBB untuk  membentangkan spanduk dan sebagian lagi menuju ke seberang jalan Hotel Waldorf- Astoria, New York, tempat penginapan para delegasi Tiongkok.

Selasa (20/9/2016), saat rombongan kendaraan perdana menteri dan delegasi Tiongkok melalui depan barisan praktisi Falun Gong, terlihat Li Keqiang di dalam kendaraan terus melihat tulisan-tulisan di spanduk.

Saat itu sekitar pukul 16:20, kendaraan rombongan Li Keqiang melewati jalan di Manhattan Fifth Avenue, mereka sempat melihat sekelompok praktisi Falun Gong melambaikan plakat dan spanduk yang bertuliskan, “Bawa Jiang Zemin ke pengadilan” dan “Falun Dafa baik”.

“Saat mobil Cadillac berwarna hitam yang ditumpangi perdana menteri melewati sini, saya membentangkan spanduk ‘Bring Jiang Zemin to justice’ di atas kepala. Karena tinggi badan saya saja sudah 1.8 meter, jadi penumpang di bangku belakang perlu sedikit membungkuk badan agar bisa melihat tulisan di spanduk. Saat itulah saya melihat dengan jelas bahwa wajah yang hampir menempel di kaca jendela mobil itu adalah PM. Li Keqiang”, tutur Dahai, seorang praktisi New York asal Tiongkok.

Seorang insinyur komputer asal Tianjin yang baru tiba di AS, Li Shilin pernah dijebloskan ke kamp kerja paksa selama 1 tahun karena berlatih Falun Gong, mengatakan, “Tahun lalu saya mengirim surat gugatan Jiang Zemin melalui 2 orang ‘petinggi’, tetapi ditahan oleh Jawatan Pos, dan setelah itu saya berulang kali menerima ancamanan dan perundungan dari petugas Kantor Keamanan dan Ketertiban Publik. Bahkan mengancam saya dengan putri saya supaya saya mau bertunduk mengikuti permintaan mereka dan mencabut kembali tuntutan.”

Li Shilin yang datang juga di depan gedung PBB mengatakan, “Di sini, saya menghimbau kepada masyarakat internasional yang berbaik hati  agar membantu kami menghentikan penganiayaan Falun Gong yang masih terus dilakukan oleh PKT !”

Di seberang jalan Hotel Waldorf-Astoria terlihat sejumlah praktisi Falun Gong sedang membagi-bagikan selebaran atau brosur kepada pejalan kaki yang lewat termasuk memberikan penjelasan kepada mereka tentang faedah Falun Gong terhadap jiwa dan raga bagi praktisi.

Setelah mendengarkan penjelasan dan sejenak mengobrol dengan praktisi, pemuda bernama Alexandre Diaze mengatakan, “Hal yang praktisi Falun Gong lakukan di sini sangat penting artinya.”

“Saya sangat setuju dengan mereka yang memprotes pemerintah menganiaya sebuah aktivitas masyarakat yang damai dan bertujuan untuk meningkatkan kesehatan jiwa dan raga, yang seharusnya didukung oleh pemerintah bukan sebaliknya malahan ditindas. Nilai-nilai dari Sejati-Baik-Sabar pasti akan memberikan keuntungan bagi setiap manusia termasuk pemerintah di mana pun juga,” katanya. (Sinatra/rmat)

 Sebagian praktisi Falun Gong dengan spanduk di tangan berdiri di pinggir jalanan New York yang dilalui rombongan PM Li Keqiang pada 20 September 2016. (Dai Ping/ Epoch Times)

Sebagian praktisi Falun Gong dengan spanduk di tangan berdiri di pinggir jalanan New York yang dilalui rombongan PM Li Keqiang pada 20 September 2016. (Dai Ping/ Epoch Times)
 Sebagian praktisi Falun Gong dengan spanduk di tangan berdiri di pinggir jalanan New York yang dilalui rombongan PM Li Keqiang pada 20 September 2016. (Dai Ping/ Epoch Times)

Sebagian praktisi Falun Gong dengan spanduk di tangan berdiri di pinggir jalanan New York yang dilalui rombongan PM Li Keqiang pada 20 September 2016. (Dai Ping/ Epoch Times)
 Sebagian praktisi Falun Gong dengan spanduk di tangan berdiri di pinggir jalanan New York yang dilalui rombongan PM Li Keqiang pada 20 September 2016. (Dai Ping/ Epoch Times)

Sebagian praktisi Falun Gong dengan spanduk di tangan berdiri di pinggir jalanan New York yang dilalui rombongan PM Li Keqiang pada 20 September 2016. (Dai Ping/ Epoch Times)
 Sebagian praktisi Falun Gong dengan spanduk di tangan berdiri di pinggir jalanan New York yang dilalui rombongan PM Li Keqiang pada 20 September 2016. (Dai Ping/ Epoch Times)

Sebagian praktisi Falun Gong dengan spanduk di tangan berdiri di pinggir jalanan New York yang dilalui rombongan PM Li Keqiang pada 20 September 2016. (Dai Ping/ Epoch Times)
 Sebagian praktisi Falun Gong dengan spanduk di tangan berdiri di pinggir jalanan New York yang dilalui rombongan PM Li Keqiang pada 20 September 2016. (Dai Ping/ Epoch Times)

Sebagian praktisi Falun Gong dengan spanduk di tangan berdiri di pinggir jalanan New York yang dilalui rombongan PM Li Keqiang pada 20 September 2016. (Dai Ping/ Epoch Times)
 Sebagian praktisi Falun Gong dengan spanduk di tangan berdiri di pinggir jalanan New York yang dilalui rombongan PM Li Keqiang pada 20 September 2016. (Dai Ping/ Epoch Times)

Praktisi Falun Gong berbagi brosur di pinggir jalanan New York yang dilalui rombongan PM Li Keqiang pada 20 September 2016. (Dai Ping/ Epoch Times)

Share

Video Popular