Para ilmuwan telah menemukan sebuah patung wanita yang terbuat dari batu yang berusia sekitar 8.000 tahun di sebuah penggalian arkeologi di Provinsi Konya, Turki Tengah. Menurut para ahli, itu adalah salah satu dari segelintir patung dari era yang pernah ditemukan dalam potongan utuh.

Profesor Stanford University, Ian Hodder mengatakan kepada AP dalam sebuah email bahwa figur setinggi 17 cm itu ditemukan di lokasi Catalhoyuk. Patung tersebut unik karena diukir dari batu, tidak seperti kebanyakan patung lainnya yang terbuat dari tanah liat.

“Kondisinya tampak masih sangat baik dan pengerjaannya juga tampak berbeda (dari patung lain yang pernah ditemukan di Turki),” kata Hodder.

Tidak seperti peneliti lain yang memperoleh penemuan di lubang sampah, Hodder mengatakan bahwa patung itu ditemukan di bawah platform bersama dengan sepotong obsidian yang menunjukkan bahwa mungkin itu telah ditempatkan di sana sebagai bagian dari beberapa ritual.

Patung-patung tersebut sering dianggap sebagai dewi kesuburan. Namun, Hodder mengutip teori baru yang menunjukkan bahwa objek ini merupakan wanita yang lebih tua yang telah mencapai status.

“Hal itu ditunjukkan oleh beberapa penafsiran, seperti payudara dan perut yang kendur,” papar Hodder.

Sebagai sebuah situs Warisan Dunia UNESCO, Catalhoyuk adalah salah satu kota yang paling awal ditemukan dan diperkirakan telah berusia hampir 9.000 tahun. Penelitian arkeologi telah dilakukan di sana sejak 1960-an. (Epochtimes/Osc/Yant)

Share

Video Popular