- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Aktivitas Papandayan Menurun, Warga Tetap Dilarang Mendekati Kawah

BANDUNG – Aktivitas Gunung Papandayan yang terletak di Garut, Jawa Barat terus menunjukkan penurunan. Status Gunung Papandayan oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi (PVMBG) dinyatakan menjadi Level (Normal) dari status Level II (Waspada).

“Hasil pengamatan instrumental dan visual serta analisis data pemantauan maka terhitung 19 Oktober 2016 pukul 06.00 WIB, tingkat aktivitas G. Papandayan diturunkan dari Level II (Waspada) menjadi Level I (Normal),” tulis laporan resmi PVMBG dikutip Jumat (21/10/2016).

Status Papandayan diturunkan setelah tim melakukan pengamatan mulai kegempaan dalam periode 1 Agustus – 17 Oktober 2016, visual dari Pos Pengamatan Gunungapi Papandayan di Desa Pakuwon, Kecamatan Cisurupan pada 1 Agustus – 17 Oktober 2016, pengukuran tiltmeter dan suhu tanah serta pengukuran pH Suhu Solfatara/Fumarola/Air Danau Kawah mengambil beberapa titik ukur.

PVMBG dalam laporannya menyimpulkan, jika kemudian terjadi perubahan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Papandayan secara signifikan, maka tingkat aktivitasnya dapat dinaikkan sesuai dengan tingkat aktivitas dan ancamannya.

Hingga saat ini, pemantauan secara intensif terus dilakukan guna mengevaluasi aktivitas G. Papandayan, serta pemahaman akan aktivitas G.Papandayan harus tetap dilakukan secara intensif melalui kegiatan sosialisasi tentang ancaman bahaya letusan G. Papandayan. Petugas juga melakukan pemantauan secara visual dari Pos Pengamatan Gunungapi Papandayan di Desa Pakuwon, Kecamatan Cisurupan, Garut, Jawa Barat.

Meski status Papandayan dinyatakan Normal, PVMBG merekomendasikan keada Masyarakat di sekitar Gunung dan pengunjung/wisatawan/pendaki agar tidak diperbolehkan beraktivitas dan mendekati kawasan bukaan kawah-kawah Gunung Papandayan. Kawah yang dimaksud adalah Kawah Baru, Kawah Nangklak, Kawah Emas, Kawah Manuk/Balagadama, dalam radius 500 meter.

PVMBG menyatakan larangan mendekati atau beraktivitas sekitar kawah dikarenakan kawasan kawah-kawah aktif Gunung Papandayan merupakan tempat keluarnya gas-gas vulkanik yang membahayakan kehidupan manusia.

Selain itu, PVMBG merekomendasikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat (BPBD Tk I) dan Pemerintah Kabupaten Garut (BPBD Tk II) agar membuat tanda-tanda larangan untuk tidak memasuki kawasan kawah aktif Gunung Papandayan bagi masyarakat dan  pengunjung/wisatawan/pendaki.

Atas status Gunung Papandayan, Masyarakat di sekitar Gunung Papandayan agar tetap tenang, tidak terpancing isu-isu, dan agar senantiasa mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut dan BPBD Provinsi Jawa Barat.

Gunung Papandayan merupakan gunungapi strato tipe A terletak pada 7o19’42” LS dan 107o44 BT dengan tinggi 2665 m dpl (di atas permukaan laut). Pada 31 Januari 2013 pukul 15:00 status kegiatan G. Papandayan diturunkan dari Level III (Siaga) ke Level II (Waspada).

Sejak 5 Mei 2013 pukul 12:00 WIB dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Berdasarkan pemantauan kegempaan yang menunjukkan semakin menurun, maka status G. Papandayan diturunkan dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) pada 6 Juni 2013. (asr)