YOGYAKARTA – Indikasi penyebaran virus anthrax ditemukan di wilayah Kulonprogo, Yogyakarta. Pemerintah Kota Yogyakarta sudah meningkatkan kewaspadaan penyebaran virus. Puskesmas setempat sudah diperintahkan untuk waspada selama 24 jam.

Sebelumnya, 16  warga Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Daerah Istimewa Yogyakarta terindikasi diserang anthrax setelah mengonsumsi daging sapi. Saat ini kondisi warga tersebut berangsung membaik.

Namun demikian, kabar hoax yang beredar justru berlebihan dengan mewanti-wanti warga agar tak mendekati daerah Godean dan RSUP dr.Sardjito. Pihak rumah sakit sudah membantah kabar adanya penderita Anthrax yang meninggal dunia.

Tim Respon Cepat Waspada Antraks Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) Yogyakarta, dr Riris Andono Ahmad PhD, Sabtu (21/1/2017) menyampaikan sejumlah poin-poin atas kabar yang beredar di sosial media tentang penyebaran virus anthrax di Yogyakarta.

Berikut poin-poin yang disampaikan :

1. Antraks hanya ditularkan dari hewan ke manusia, tidak menular dari manusia ke manusia.
2. Masyarakat dapat dengan aman menggunakan fasilitas layanan kesehatan yang pernah merawat pasien terduga Antraks.
3. Masyarakat dapat dengan aman untuk mengunjungi daerah Godean karena tidak ditemukan adanya laporan kejadian penyakit Antraks pada hewan di daerah tersebut.
4. Masyarakat tidak perlu takut untuk mengonsumsi daging, dengan catatan:
a. Jangan memotong dan mengonsumsi daging hewan yang sakit
b.Belilah daging dari rumah pemotongan hewan bersertifikat
c. Tidak membeli dan mengonsumsi daging hewan pemamah biak (contoh sapi, kambing, kerbau, kuda) yang berwarna gelap dan berlendir
d. masak daging dengan sempurna hingga matang dengan suhu di atas 100 derajat Celcius selama waktu 5-10 menit
e. gunakan sarung tangan plastik atau karet dan masker pada saat mengolah daging
5. Laporkan segera ke posko kesehatan hewan terdekat apabila ada hewan peliharaan yang sakit.
6. Segera kunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat, apabila mengalami luka di kulit setelah kontak dengan hewan yang sakit.

(asr)

Share

Video Popular