- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Didorong Kekuatan Misterius, Galaksi Melesat Melintasi Alam Semesta

Berapa kecepatan gerak manusia secara relatif di alam semesta saat ini? Mungkin kecepatan pesawat ruang angkasa dengan laju 10 km/detik adalah kecepatan yang cukup besar. Sebenarnya, kita bisa terbang secara ekstrim yang tak terduga di alam semesta tanpa menggunakan pesawat apapun.

Para ilmuwan menghitung, galaksi Bima Sakti di planet kita melesat melintasi ruang angkasa yang luasnya tak terbatas itu dengan kecepatan 630 km/detik (setara dengan100.000 kilometer atau 62.000 mph).

Tapi yang lebih menakjubkan, ilmuwan telah menemukan sumber pendorongnya. Pendorong misterius itu mendorong galaksi kita yang memiliki rentang lebar 120.000 tahun cahaya dan berisi sedikitnya 100 miliar bintang ini bergerak dengan kecepatan tinggi di alam semesta.

Ilmuwan menemukan adanya sebuah ruang yang tidak diketahui di belakang Bima Sakti, dan hampir tidak ada galaksi, di sana, sehingga disebut “Void,” demikian dilansir dari “Australian Technology Network”, Selasa (31/1/2017).

Tapi void atau lubang inilah yang menggerakkan galaksi kita menuju ke gugus galaksi padat di kejauhan 650 juta tahun cahaya dengan kekuatan gaib yang luar biasa ini, melesat ke Shapley supercluster.

Kosmolog dari Hebrew University, Israel, Yehuda Hoffma dan timnya membuat peta 3D penyebaran galaksi terdekat di sekitar galaksi Bima Sakti, dan untuk pertama kalinya melihat “Void” misterus yang disebut “Dipole Repeller.

Para ilmuwan sebelumnya mengira Shapley supercluster yang menggerakkan galaksi, tapi setelah dikalkulasi secara seksama diperkirakan daya dorongnya tidak cukup besar.

“Kami membangun citra 3D dari galaksi yang bergerak di ruang, dan kami temukan galaksi mempercepat lajuhnya menjauhi sebuah kawasan galaksi yang sangat jarang yang tidak diketahui sebelumnya di masa lalu. Karena kawasan ini menghasilkan gaya tolak daripada gaya tarik, karean itu kami menamakan Dipole Repeller pada kawasan ini,” ujar Hoffma.

Brent Tully, ilmuwan dari University of Hawai yang berpartisipasi dalam penelitian tersebut menambahkan, bahwa sebuah makalah penelitian satu dekade lalu pernah membahas tentang sumber penggerak galaksi Bima sakti itu kemungkinannya adalah sebuah “Void,” tetapi kurangnya data pengamatan yang cukup.

Sekarang peneliti dapat menggambar, menganalisis dan mengkonfirmasi keberadaan “Void’ super itu berdasarkan 8.000 lebih galaksi tetangga yang diambil teleskop antariksa Hubble dan perangkat astronomi lainnya.

Selain itu, para peneliti lebih lanjut  menyimpulkan bahwa “Void” ini tidak hanya terbatas pada satu lokasi, kemungkinan masih ada “Void” di ruang (angkasa) lainnya, bahkan terdapat superkluster lain yang belum ditemukan. Namun, sejauh ini para ilmuwan belum dapat menjelaskan bagaimana proses pembentukan “Void” tersebut. (Epochtimes/Lin Yan/joni/rmat)