SINGKAWANG – Kota Singkawang, Kalimantan Barat turut memilih Walikota baru pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2017. Masyarakat berbondong-bondong dan datang silih berganti ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna menyalurkan hak pilihnya, sejak pukul 07.00 pagi, Rabu (15/2/2017).

Dalam Pilkada kali ini, sebanyak Empat pasang calon Kepala Daerah berkompetisi memperebutkan suara pemilih. Tiga pasangan calon diusung partai politik yaitu Tjhai Nyit Khim (Istri Walikota Petahana)-Suriyadi (MAS), Tjhai Chui Mie-Irwan (CHAIR), dan Abdul Muthalib (Wakil Walikota petahana)-Muhammadin (AMIN). Satu Paslon lainnya adalah calon independen (perseorangan) yaitu Andi Syarif-Nurmansyah (An-Nur).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang, Ramdan mengatakan penggunaan hak pilih atau pencoblosan akan dilakukan hingga pukul 13.00 waktu setempat. Setelah pemilihan berakhir, KPU akan melakukan penghitungan bertahap dari tingkat PPS, Kelurahan, Kecamatan, dan Pleno KPU Kota. Selain itu, KPU juga menggelar penghitungan dengan sistem Scan Pindai.

“Usai pencoblosan, kita ada scan pindai. Sistem hitung ini dengan aplikasi, yaitu pindai formulir C1. Harapannya, KPU selesai melakukan scanner C1 untuk seluruh kota Singkawang pada hari yang sama, sehingga hasil sementara bisa dipublikasikan di website KPU,” ujar Ramdan, dalam keterangan tertulis.

Namun, untuk hasil resmi Pilkada Singkawang akan tetap mengacu pada hasil pleno KPU. Pleno tingkat Kecamatan akan digelar antara tanggal 16-22 Februari, sementara pleno KPU Singkawang pada 22-24 Februari.

Pengamanan Pilkada di Kota ‘Seribu Kelenteng’ sendiri mendapat perhatian serius aparat keamanan. Walau, secara umum kondisi keamanan di Kota dengan tingkat pluralisme yang tinggi ini relative kondusif.

Aparat Polri dan TNI berkolaborasi dan bahu-membahu mengantisipasi gangguan keamanan. Kapolda Kalbar Irjen (Pol) Musyafak bahkan meninjau langsung Pengamanan Pilkada.

Personil Polres Singkawang juga mendapat Bantuan Khusus Operasi (BKO) dari polres tetangga dan TNI. Petugas kepolisian dari Polres Singkawang adalah 303 personel, BKO Mapolda Kalbar di Pontianak 100 personel, dan BKO TNI 100 Personel. Kemudian ada pula BKO 180 personel dari Polres Bengkayang, Sambas, dan Mempawah. Mereka bahu-membahu mengamankan 405 TPS yang ada di SIngkawang dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan di titik-titik rawan. (Wayan Adi/asr)

 

Share

Video Popular