Gambar video saat Kim Jong-nam mendapat serangan dari 2 orang wanita di Bandara Kuala Lumpur Malaysia pada 13 Februari berhasil diperoleh Fuji Television Network, Jepang.

Dari gambar terlihat bahwa serangan itu dilakukan oleh keduanya dalam waktu kurang dari 3 detik. Setelah itu mereka langsung meninggalkan lokasi berjalan menuju arah yang berbeda.

Dari video juga terlihat, di dalam ruang keberangkatan bandara, Kim Jong-nam sempat menghentikan langkah kaki sejenak untuk melihat papan elektronik yang menyajikan jadwal penerbangan. Kemudian meneruskan langkah menuju mesin auto check-in.

Ketika itulah wanita tersangka yang bernama Siti Aisyah menghampiri Kim, mengajak bicara untuk menarik perhatian.

Wanita tersangka lainnya yang bernama Doan Thi Huong kemudian menggunakan kedua tangannya untuk menutupi muka Kim Jong-nam dari arah belakang dan mengoleskan racun. Aksi penyerangan itu hanya berlangsung selama 2.33 detik. Setelah itu, ia berjalan menuju eskalator untuk melarikan diri.

Beberapa saat setelah penyerangan itu, Kim masih bisa berjalan cukup stabil menuju petugas bandara untuk meminta bantuan.

Media Malaysia mengutip ucapan petugas keamanan memberitakan, Kim Jong-nam dengan mimik yang kesakitan mendatangi counter pelayanan terdekat untuk meminta bantuan. Kepada petugas di sana ia mengatakan, “Sakit sekali ! Saya telah disemprot orang dengan cairan”.

Ia terus mengerang untuk beberapa saat di sana sampai ia dibawa petugas ke klinik yang berada di bandara. Namun, nyawanya tak tertolong sebelum ia tiba di rumah sakit.

Fuji Television Network menjelaskan bahwa, ketika melakukan penyerangan, Doan Thi Huong terlihat memakai sarung tangan di tangan kirinya. Dalam interogasi kemudian ia juga mengakui hal itu dan menambahkan bahwa sarung tangan tersebut kemudia ia lepas dan buang di ruang toilet lalu mencuci tangan.

Beberapa ahli dibuat tercengang oleh khasiat dari racun yang digunakan dalam pembunuhan Kim. Bagaimana tidak? Korban bisa mati seketika sedangkan orang lain yang berada di sekelilingnya tidak terpengaruh oleh racun tersebut.

Ahli toksikologi dari Universitas Florida, Bruce Goldberger percaya bahwa racun tertentu itu tentu sudah dirancang dengan hati-hati untuk membunuh sasaran tetapi tidak akan membahayakan orang lain.

Ia menduga racun yang digunakan untuk membunuh Kim Jong-nam itu adalah zat sejenis risin atau gas racun syaraf. Mungkin saja, itu dibuat dari senyawa opiat yang sangat kuat.

Setelah insiden pembunuhan ini, polisi Malaysia berhasil menangkap 4 orang tersangka, yaitu Duon Thi Huong, seorang lelaki WNA Korut, Siti Aisyah dan teman lelakinya yang warga Malaysia.

Sementara itu, 7 orang lainnya kini buron. 5 di antaranya adalah WNA Korut juga sedang dicari.  (sinatra/rmat)

Share

Video Popular