Beibei atau Baby, nama seekor anjing jenis golden retriever peliharaan seorang pemilik toko tahu di Changping Third Street, Beijing yang hari-hari selalu bermain di halaman depan toko.

Suatu hari itu, pemiliknya keluar entah ke mana, tetapi ia bisa berebahan dan dengan sabar menunggu di depan pintu toko sampai pemiliknya kembali. Melihat mobil pemiliknya tiba, ia langsung bangun dan menyambutnya dengan gembira. S

eperti biasa, ia suka berdiri di samping luar bangku tempat pemiliknya duduk dengan kedua kaki depannya ‘memegangi’ kaca jendela pintu mobil.

Ukuran badan Beibei termasuk besar, karena kurang berhati-hati, saat bergegas berdiri itulah kukunya yang panjang membuat cat mobil tergores sedikit.

Hari itu, pemiliknya cepat naik pitam karena baru saja mengkonsumsi minuman beralkohol. Melihat cat mobilnya tergores, ia langsung mengambil sepotong kayu bulan dan memukul kepala anjingnya hingga babak belur. Darah segar mengalir keluar dari kepala dan mulut Beibei.

Pejalan kaki yang lewat segera membantu melerai dan berusaha untuk membawa Beibei menjauh. Tetapi Beibei tidak bersedia dan tetap merebah di depan pintu toko, menjilati luka dengan lidahnya, dengan setia menunggu pemilik.

Putra pemilik toko yang kemudian mengetahui kejadian ini, selain tidak memberikan pertolongan bahkan berkali-kali mengendarai mobil maju mundur untuk menggilas anjingnya yang setia itu. Karena pejalan kaki yang menyaksikan adegan itu sudah tidak kuasa untuk bertindak, maka menghubungi dinas perlindungan hewan untuk meminta bantuan.

Para relawan perlindungan hewan datang tak lama kemudian dan langsung membawa Beibei ke rumah sakit hewan untuk mendapatkan perawatan. Setelah diperiksa secara teliti, dokter hewan menemukan sebelah mata Beibei buta akibat pukulan, lidah juga mengalami luka serius. Banyak ‘remukan’ di dalam tempurung otak sehingga perlu segera dioperasi.

Ia sekarang sedang berada dalam kondisi lemah, mengantuk berat, jadi butuh suasana tenang agar bisa beristirahat dengan baik.

Sekarang, pemilik toko tahu telah melepas hak untuk memelihara Beibei dan menyerahkannya kepada dinas perlindungan. Banyak pecinta anjing datang ke dinas dan ingin menengok Beibei tetapi sementara waktu masih belum diijinkan.

Sehingga mereka hanya membawa Beibei dalam doa, semoga ia lekas sembuh. Meskipun mereka juga mengomentari pemilik lama, “Untuk apa memelihara anjing kalau tidak menyukainya, dasar pemilik gila.” (Sinatra/rmat)

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular