Sekilas pandang saja kita bisa lihat bahwa kuda poni dari Shetland ini tidak dijaga dengan baik. Ia terlihat diabaikan dalam jangka lama. Kuda poni itu ditemukan di sebuah santuaridalam kondisi yang sangat memilukan di sebuah tempat yang terletak di Belgia.

Mungkin ia tidak layak disebut santuari karena ia tidak menjalankan tanggung jawab dengan sempurna dalam menjaga kesejahteraan kuda ini! Lihat saja bagaimana ia ingin berjalan dengan tapak kaki kuda ini saja seperti ini.

Menurut pakar yang terlibat di dalam misi menyelamatkan hewan malang ini, ia memperkirakan  kuda ini telah dibiarkan tidak terjaga selama lebih kurang 10 tahun lamanya!

Tapak kaki kuda poni ini tampaknya terlalu lama dibiarkan hingga melingkar. Hewan ini juga telah dijauhkan dari masyarakat untuk menghindari terjadinya aduan terkait tingkat kesehatan kuda tersebut.

Setibanya tim penyelamat di tempat santuari tersebut, mereka telah memutuskan untuk memindahkan semua hewan di tempat tersebut dengan segera.

Oh tuhan. Sedihnya melihat kondisi kuda ini yang harus menanggung rasa sakit dan kesulitan untuk berjalan selama lebih 10 tahun. Hasil penyelidikan menunjukkan banyak lagi hewan yang diabaikan berada di dalam tempat tersebut.

Hewan-hewan yang menganggur termasuk kuda poni ini ditemukan oleh tim penyelamat sedang berada di dalam genangan air setinggi lutut!

Di penampungan yang baru, kuda kerdil dan kuda ini telah diberi pengobatan dan pemeriksaan kesehatan. Hasil yang diperoleh menunjukkan hewan-hewan ini hampir mati dan hanya memiliki beberapa minggu saja lagi untuk hidup!

Berat kuda ini juga hanya 69.9 kg di mana berat normal adalah 204 kg! Kuda  yang diberi nama Poly sedangkan seekor lagi kuda yang diberi nama Everest kini diberi perawatan dan dijaga dengan baik.

Sayangnya, Poly telah mengalami masalah sendi disebabkan oleh situs kakinya yang terlalu panjang. Justru, Poly membutuhkan perawatan yang berkelanjutan dan istirahat yang cukup untuk memastikan Poly mampu berjalan kembali.

Everest dan Poly telah dibersihkan, dimadikan, dicukur bulunya dan dipotong alas kaki yang mengganggu mereka untuk berdiri dan berjalan dengan baik. (Sumber :  Animaux en Péril asbl / Facebook/Erabaru.com.my/asr)

 

Share

Video Popular