JAKARTA – Perawatan medis penyidik senior KPK, Novel Baswedan akan dilanjutkan ke Singapura. Sebelumnya Novel dirawat  untuk pemeriksaan mata di Rumah Sakit Mata Jakarta Eye Center (JEC). Novel terbang ke Singapura melalui bandara Soekarno  Hatta, Selasa (11/4/2017) pukul 11.30 WIB.

Selama perawatan mata di JEC penuturan dokter setempat, penglihatan mata kanan novel baswedan hanya 10 persen dan kiri 5 persen. Namun dalam penanganan medis lebih lanjut hasilnya menunjukkan hampir 30 persen dan meningkat sekitar tiga kali  lipat.

Sebelumnya Novel juga sempat dirawat di rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara. Perawatan di Rumah Sakit  ini persis setelah novel mengalami teror usai menunaikan salat subuh dengan siraman air keras.

Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan perawatan medis Novel ke Singapura setelah dilakukan konsultasi ke dokter. Dia memohon doa dari semua pihak agar kondisi Novel berlanjut dengan baik dan kembali pulih sediakala.

“Doakan agar kondisi beliau cepat kembali pulih,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Rumah Sakit Jakarta Eye Center.

Teror air keras yang dialami oleh Novel Baswedan terjadi usai dia menunaikan shalat Subuh berjamaah di Masjid Al Ikhsan yang terletak kawasan Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Novel mengira saat itu dirinya disapa oleh tetangganya. Namun demikian, tiba-tiba dua pemuda berboncengan dengan motor langsung menyiram wajah Novel dengan cairan yang kemudian diketahui sebagai air keras.

Peristiwa yang dialami oleh Novel Baswedan, merupakan bagian teror yang bukan pertama kali dialaminya. Sebelumnya Novel juga pernah mengalami teror mulai dari intimidasi, tabrak lari sampai dengan peristiwa penyiraman air keras. (asr)

Share

Video Popular