Harmonie-Rose Allen telah didiagnosa mengidap meningitis septikemia ketika berusia satu tahun menyebabkan dokter terpaksa mengamputasi anggota badannya.

Melansir dari The Sun Co.UK, anak istimewa ini kehilangan hampir seluruh anggota badannya akibat penyakit tersebut. Tetapi apa yang menggembirakan ketika melihat dia makan menggunakan tangannya buat kali pertama. Dengan menggunakan lengan prostetik baru dia akhirnya mampu untuk makan sendiri!

Harmonie-Rose Allen (Barcroft Media)

Ceria … Harmonie-Rose Allen mampu menikmati makanan dan minumannya buat kali pertama sejak kehilangan semua anggota badan karena meningitis.

Anak-anak itu telah didiagnosis dengan ‘brain bug’ ketika dia berusia satu tahun.

Setelah menggunakan lengan prostetik, Harmonie akhirnya dapat makan sendiri seperti anak-anak lain yang sebaya dengannya. Dia memiliki empat pasang anggota tubuh palsu yang dipasang.

Penyakit yang berkembang menjadi septikemia atau keracunan darah telah memaksa dokter untuk memotong anggota bandannya. Meskipun si kecil itu tidak seperti dahulu, yang sempurna anggota badan, dia masih mampu tersenyum dan menikmati hidupnya dengan bantuan prostetik kaki dan lengan buatan.

Harmonie bersama dengan ibunya, Freya dan ayahnya, Ross

Harmonie dilahirkan seorang yang sehat, dan juga berhasil berjalan beberapa langkah pertama sebelum didiagnosis dengan meningitis

Dokter khawatir dia berpotensi tinggi untuk mengalami masalah penglihatan dalam jangka waktu panjang.

Dokter juga mengingatkan bahwa dia bisa mengalami masalah penglihatan dan kesulitan belajar dalam jangka waktu panjang. Ketika dia berusia tiga tahun dia harus mengambil obat untuk mengontrol rasa sakit; dia juga gagal ginjal kronis.

Dia dilarikan ke unit perawatan intensif setelah mengalami septikemia. Apa yang paling mengejutkan ketika dokter memberitahu bahwa dia hanya memiliki 10 persen peluang untuk terus hidup

Dokter terpaksa memotong semua empat anggota badan Harmonie, setelah dia didiagnosis dengan septikemia.

Harmonie berada di rumah sakit selama tiga bulan selama periode pemulihan

Akibat serangan Meningitis yang semakin serius pada bulan September 2014, Harmonie dilarikan ke unit perawatan intensif. Kondisinya begitu parah sehingga terpaksa menggunakan mesin hidup dan dokter hanya memberikannya 10 persen peluang untuk terus hidup.

Harmonie tinggal di unit perawatan intensif selama lebih sebulan. Akibat gagal ginjal dia terpaksa bergantung pula kepada mesin dialysis. Dokter akhirnya telah memberitahu Freya dan Ross bahwa mereka harus memotong anggota tubuh anak perempuan mereka yaitu lengan, kaki dan ujung hidungnya.

Harmonie seringkali berada di Rumah Sakit anak Bristols, di mana dia telah mengalami 10 kali operasi.

Freya mengatakan meskipun setelah segala tantangan yang dilalui oleh si kecil ini, tidak ada yang menghalangi Harmonie dari menjalani hidupnya

Menurut Freya, Harmonie kini tampaknya Harmonie yang baru dilahirkan. Dia kini harus belajar bagaimana untuk menjaga Harmonie yang baru. Si kecil itu juga kini pergi ke nursery dan mendapat banyak teman baru.

Menurut Freya anak kecilnya mulai perasan akan perbedaan yang dihadapinya dengan teman-temannya yang lain. Harmonie mulai sadar ketika melihat teman-teman yang lain mencuci tangan mereka. Dia juga mencuci tangannya.

Suatu hari dia bertanya kepada ibunya;

“Ibu di mana tangan saya?”

Kini Harmonie memperkenalkan dirinya dengan mengatakan, “Hi, saya Harmonie tanpa tangan.” (Erabaru.com.my/asr)

 

Share

Video Popular