Penelitian telah menunjukkan bahwa kebiasaan makan di awal usia kita, termasuk apakah kita dahulu diberi ASI dan berapa lama, akan bertahan selama bertahun-tahun. Dan bukan rahasia lagi bahwa kebiasaan makan yang buruk bisa mengakibatkan obesitas di masa kecil.

American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar kaum ibu menyusui bayinya sampai usia 6 bulan dan kemudian menggabungkan ASI dengan makanan lain saat menginjak usia satu tahun. Kaum ibu Amerika ada sebanyak 80 persen lebih yang mencoba menyusui bayinya, namun hanya 52 persen yang menyusui selama 6 bulan penuh.

Hal tersebut tidak sepenuhnya jelas mengapa, namun menurut sebuah studi tahun 2014 dari jurnal Pediatrics, orang tua dari kalangan berpenghasilan rendah lebih cenderung menggunakan susu formula daripada menyusui dalam 6 bulan pertama. Mereka juga lebih cenderung memberi asupan yang mengandung gula dan lemak lebih tinggi pada bayi mereka. Orang tua dari kelompok berpenghasilan tinggi dan kelompok pendidikan, lebih cenderung mematuhi rekomendasi dari dokter.

“Pola makan akan lebih sulit untuk diubah nantinya, jika Anda mengabaikan tahun pertama, yakni suatu periode kritis untuk pengembangan pilihan rasa dan pembentukan kebiasaan makan,” kata penulis utama Xiaozhong Wen, asisten profesor di University of Buffalo Jacobs School of Medicine dan Ilmu Biomedis, dalam sebuah pernyataan.

Periset mengamati pola makan pada hampir 1.500 bayi selama 6 bulan dan 12 bulan. Mereka menganalisis 760 anak laki-laki dan 795 anak perempuan dengan meminta laporan para ibu terhadap bayi mereka tentang 18 jenis makanan selama satu minggu. Makanan bayi yang mengandung gula dan lemak tinggi, terbilang memiliki masalah pada bertahun-tahun kemudian.

Dr. Kathleen Reidy, yang mengepalai departemen ilmu gizi di Nestlé Nutrition, mengatakan pada tahun 2011: “Kami melihat adanya kebiasaan makan yang buruk dimulai di awal kehidupan, dan mereka mencerminkan perkembangan anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa. … Orang tua dan pengasuh perlu mengetahui bahwa pola makan ditetapkan lebih awal antara 12 sampai 24 bulan. Sangat penting untuk menetapkan dasar bagi makanan sehat di awal kehidupan, dimana ketika kebiasaan makan dan makanan pilihan mulai terbentuk.”

Masuk akal. Jika selera kita disesuaikan dengan makanan yang memiliki lemak dan gula tinggi saat kita muda, akan lebih sulit untuk mengubah kebiasaan makan kita nantinya, saat kita sudah tahu seberapa lezat makanan ini. Tetapi mengingat bahwa obesitas masa kanak-kanak berdampak pada 10 persen anak berusia 2 tahun sampai usia 5 tahun, memperbaiki makanan bayi dapat memainkan peran kunci dalam pencegahan. (Epochtimes/ Sara Novak /Ajg)

Sara Novak mengkhususkan diri dalam penulisan kebijakan kesehatan dan makanan untuk Discovery Health.

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular