“Karena gempa Bumi dan banjir yang sangat besar, dalam satu hari dan satu malam yang sangat buruk … [seluruh manusia] … tertelan Bumi dan pulau Atlantis … hilang ke dasar laut.” – Plato.

Atlantis – kaya akan kebijakan, kekuatan dan kemakmuran

Mungkin penemuan arkeologi terbesar dalam sejarah manusia adalah penemuan akan datang, benua-kota yang hilang, Atlantis, yang dijelaskan oleh Plato dalam bukunya yang berjudul ‘Dialogues’.

Menurut Plato, kisah tentang Atlantis diturunkan oleh kakek buyutnya, yang mendengar tentang Atlantis dari seorang Athena bernama Solon, yang mengetahui tentang Atlantis dari seorang pendeta Mesir, yang mengklaim bahwa Atlantis eksis sembilan ribu tahun lalu sebelum masa mereka hidup.

Bukti-bukti

Sampai hari ini, tidak ada bukti yang cukup kuat, yang mendukung keberadaan ‘kota mitologi’ Atlantis. Namun sebuah video yang di post di youtube mengklaim bahwa ada formasi bangunan misterius yang terlihat di dasar samudera, formasi yang tidak terlihat seperti sesuatu yang alami. Mungkinkah di sini dulu Atlantis yang megah berada?

Menurut video ini, di kedalaman 4.500 meter, ada reruntuhan Kota Atlantis. Anda bisa memeriksa kota yang telah tenggelam ini dengan memasukkan koordinat di Google Earth: 31 24 25. 58” N 24 32 09. 08” W.

D isana Anda akan menemukan beberapa garis misterius, membentuk sebuah pola geometirs yang menurut banyak orang, mengindikasikan adanya bangunan yang tersembunyi jauh di dasar lautan. Namun ada sedikit masalah dengan hal itu. Dalam semua catatan tentang Atlantis, Plato menyebutkan bahwa benua kota yang hilang ini terbentuk atas beberapa cincin, dan bukannya garis-garis lurus.

Sejarah kehancuran:

Banyak kota besar seperti Heraklion, Alexandria dan Canoups yang dihancurkan oleh bencana alam, jadi bukan tidak mungkin apa yang kita lihat di koordinat itu, memang adalah reruntuhan kota kuno, sekalipun bukan Atlantis.

Namun, bagaimanaa jika yang kita lihat di koordinat Google Earth ini, bukanlah kota yang tenggelam? Bagaimana jika pola geometrti misterius itu sama sekali bukanlah sesuatu yang penting?

Pada Februari 2009, poposci.com mempost sebuah artikel yang menarik tentang pola geometrik aneh yang terlihat dari Google Earth. Menjelaskan hal yang masih menjadi perdebatan ini.

Menurut artikel yang ditulis oleh Walter Smith dari National Oceanic and Atmospheric Administration, dan David Sandwell dari Scripps Institution of Oceanography, disebutkan bahwa ‘garis-garis itu sebenarnya adalah garis yang dibuat oleh kapal-kapal yang lewat, selama proses mengeluarkan gema suara’. Namun banyak orang yang tidak setuju dengan teori ini, mengatakan bahwa bermacam garis-garis yang terlihat di banyak tempat di dasar lautan sepertinya mengindikasikan adanya peradaban prasejarah, bangunan yang dibangun sebelum daratan itu tenggelam atau tersapu oleh banjir besar.

Menariknya, Smith dan Sandwell yakin bahwa jika siapapun ingin menemukan Atlantis, akan sulit jika menggunakan hanya satelit, karena menurut keduanya, bangunan yang dibuat oleh manusia tidak cukup besar untuk dilihat dari satelit. Mereka menaksir bahwa kita perlu sekitar Rp. 25 triliun, dengan begitu kita bisa menggunaan kapal untuk memetakan seluruh dasar lautan di Bumi, dan mungkin akan menemukan Atlantis, juga peradaban hilang lainnya. (spiritegg.com/Julius)

Share
Tag: Kategori: SAINS SAINS NEWS VIDEO

Video Popular