Erabaru.net. Hewan dianggap satu-satunya makhluk hidup yang mampu belajar interaksi sosial, tetapi sebuah penelitian yang dipimpin oleh Universitas Western Australia menemukan bahwa tanaman juga dapat  “belajar mengenai lingkungannya dengan membuat hubungan antara kejadian.”

Siaran pers yang dikeluarkan oleh sekolah pemerintah, “Melalui berbagai eksperimen perilaku, tim mampu memberikan bukti yang meyakinkan bahwa tanaman mampu belajar interaksi sosial  tertentu antara terjadinya satu peristiwa dan antisipasi lain.”

Penelitian ini melibatkan kacang yang oleh peneliti ditempatkan di dalam labirin berbentuk Y dan diajarkan untuk berinteraksi sosial terhadap gerakan kipas angin disertai cahaya. Setelah beberapa saat peneliti  melihat bahwa tanaman dapat mengenali lokasi dan waktu cahaya berdasarkan tiupan angin yang berasal dari kipas angin dan akan mulai bergeser ke arah tersebut.

Rilis selanjutnya mengatakan, “Hasil penelitian menunjukkan tanaman muda mampu belajar dan memilih arah pertumbuhan yang terbaik untuk bertahan hidup dengan benar dengan meramalkan adanya cahaya setelah kipas angin disingkirkan.”

Peneliti telah menunjukkan bahwa hasil tak terduga. Dengan demikian, mereka berharap temuan akan mendorong diskusi lebih luas tentang kemungkinan kemampuan kognitif dalam bentuk kehidupan yang berbeda.(Epochtimes/Vivi)

Share
Tag: Kategori: SAINS SAINS NEWS

Video Popular