Erabaru.net. Jika Anda melihat potongan gambar dari adegan video ini, maka Anda akan mengutuk keras perbuatan orang yang tega merekam kucing saat dia dicapit dalam permainan mesin capit.

Diperkirakan, penemuan gambar yang kejam ini terjadi di salah satu tempat permainan di Tiongkok, ketika masyarakat menyadari hadiah yang diambil oleh mesin capit bukan benda mati, namun seekor kucing hidup.

Cara memainkan permainan ini adalah dengan mengatur posisi alat capit yang menyerupai cakar tepat di atas hadiah yang ingin kita dapatkan, lalu menyeretnya ke parasut. Tetapi, berdasarkan laporan Chien TV, hadiah tersebut berupa kucing hidup. Dapat Anda bayangkan bagaimana perasaan Anda saat melihat orang dengan tega mencapit kucing hidup itu.

(Foto : Chien TV)

Video mengerikan yang direkam oleh orang tak dikenal melalui telepon genggamnya ini mempertontonkan saat seorang pemain mencoba meraup seekor kucing hidup dan mengangkatnya ke tempat pengambilan hadiah.

Dalam video tersebut, tampak tiga ekor kucing malang yang terjebak dalam mesin arcade dengan udara yang sangat minim. Kemungkinan kucing untuk ‘dimenangkan’ oleh pemain dan dibawa ke rumah sangatlah kecil.

Terdapat stiker yang ditempek di pojok mesin yang berbunyi : Tuan, bawalah saya pulang.

(Foto : Chien TV)

Saat si pemain sedang berusaha menggerakan alat capit, kucing yang terkurung itu mulai ketakuran. Kemudian alat capit logam itu hendak turun ke arah leher kucing untuk mencapitnya.

Beruntungnya, kucing tersebut berhasil lolos dari cengkeraman alat capit dan harus tinggal satu hari lagi bersama teman kucing lainnya yang juga ketakutan.

Kesal karena gagal mendapatkan kucing, pria di video tersebut berkata, “Kucing itu terlalu gemuk.”

(Foto : Chien TV)

Video biadab ini pertama kali dibagikan bulan lalu dan telah menyebar dengan cepat, menyebabkan kegemparan pengguna media sosial Tiongkok, meski tidak diketahui keberadaan pastinya  di mana mesin itu berada.

Penonton yang melihat video itu memberikan tanggapan beragam, beberapa orang mengklaim bahwa mereka ingin pergi mengutuk pemain dan pemilik mesin tersebut, sedangkan yang lain merasa sangat tidak senang atas kekejaman tersebut.

Berikut beragam tanggapan penonton yang dihimpun dari beberapa media sosial Tiongkok:

“Lihatlah wajah kucing yang ketakutan itu, betapa imutnya.”

“Saya ingin mencoba! Katakan di mana ini dan saya akan mencobanya.”

“Jelas orang lain merasa marah saat melihat ini dan merasa kasihan dan jijik karena perlakuan manusia terhadap kucing malang seperti ini.”

(Foto : Chien TV)

“Cakar yang tajam itu dapat menyakiti si kucing! Aku takut.”

“Kucing itu terlihat sangat ketakutan!”

“Saya tidak mengerti bagaimana orang bisa menganggap ini sebagai permainan? Menurutku hal ini terlihat sangat bodoh.”

Beberapa orang heran, mengapa sampai ada orang tega melakukan hal ini, apalagi di Tiongkok seharusnya adalah tempat dimana ajaran tradisional Buddhisme yang juga mengajarkan cinta kasih kepada semua makhluk (termasuk binatang).

Ada yang menjawab bahwa itu masa lalu, Tiongkok masa kini adalah negara komunis, apa saja berani dilakukan demi kepentingan materi.

Ada lagi yang menimpali, “Hey, kami orang Tiongkok tidak seperti itu, komunislah yang jahat, bukan kami orang Tiongkok, komunis mengajarkan supaya mereka tidak percaya adanya Tuhan, dengan demikian supaya Tuhan meninggalkan mereka.”

Mudah-mudahan seseorang akan menyelamatkan kucing-kucing itu atau kucing-kucing itu akan menemukan cara untuk keluar dari mesin tersebut .(Intan/ Jul)

Sumber: unilad

Share

Video Popular