Anjing dianggap sebagai teman baik manusia. Jika dilatih dengan baik, ia tidak akan pernah berfikir pun untuk melukai manusia lain.

Namun, beberapa orang masih khawatir dengan keselamatan mereka dengan anjing peliharaan, terutama anjing yang diambil dari tempat penampungan.

Samalah kisahnya dengan Catherine Svilicic yang membuat keputusan sulit untuk mengambil anjing dari penampungan.

Pada awal Oktober yang lalu, Catherine telah beristirahat di halaman belakang rumahnya dan menikmati cuaca yang baik.

Anak perempuannya, Charlotte yang masih berusia 17 bulan sedang bermain-main di situ, sambil diperhatikan anjing peliharaan baru mereka, seekor anjing spesies Dobermann bernama Khan. Khan masih baru bersama mereka.

Khan tidak menjalani kehidupan yang begitu baik sebelumnya. Ketika diselamatkan pihak pusat perlindungan, ia tidak cukup makan dan selalu resah. Namun begitu, ia masih cukup jinak untuk diambil sebagai hewan peliharaan.

Namun, satu peristiwa tiba-tiba mengubah segalanya.

Menurut Catherine, Khan tiba-tiba menjadi begitu agresif terhadap Charlotte dan mencoba mendorongnya ke tepi. Bila tidak berhasil, Khan menggigit popok Charlotte dan mencampaknya sejauh lebih satu meter.

Catherine sangat terkejut karena perilaku Khan yang begitu agresif. Selama ini, ia begitu tenang dan pasif saja.

Namun, saat bergegas menuju ke tempat anaknya, dia menemukan seekor ular menelusuri ke bawah area rumah!

Pada saat yang sama, Khan menghadapi ular itu dan ular itu mengeluarkan bunyi yang sangat kuat.

Catherine mulai menyadari bahwa Khan telah menggunakan kekuatannya untuk membela putrinya dari ular itu. Ular itu ditemukan adalah antara ular paling berbisa di dunia.

Meskipun Khan hanya berada di rumah mereka selama beberapa hari saja.  Ia sudah siap mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan tuannya. Ini membuktikan betapa setianya seekor anjing kepada tuan mereka. (Erabaru.com.my/asr)

 

Share

Video Popular