Sementara kepalanya tertunduk ke bawah, tidak terlihat adanya tanda-tanda berontak apapun, juga tidak ada bekas atau tanda-tanda dicekik dan dipukul hingga tewas.

Karena diawetkan dengan pembekuan ekstrim, bentuk mumi gadis remaja itu sangat berbeda dengan mumi Mesir.

Hasil pemeriksaan CT menunjukkan organ internalnya utuh, demikian juga dengan otak, tidak mengalami kerusakan, bahkan masih ada darah di jantung.

Credit: Johan Reinhard

Peneliti dari University of Bradford, Inggris menemukan rahasia kematian Maiden berdasarkan analisa biokimia rambutnya : gadis Inca itu diketahui telah mendapat asupan alkohol serta daun koka (yang merupakan bahan baku kokain) pada bulan-bulan terakhir usia belianya, kemudian mati sebagi korban persembahan ritual.

Menurut para arkeolog, mumi gadis beserta dua anak kecil lainnya sengaja ditinggal di puncak pegunungan agar meninggal kedinginan sebagai persembahan kepada para dewa. Ketiganya dipilih mungkin karena paras mereka yang cantik.

Selain itu, memilih anak-anak sebagai korban persembahan, karena suku Inca percaya anak-anak paling polos. (Jhon/asr)

Share

Video Popular