Erabaru.net. Komitmen Padang untuk bebas iklan rokok mulai 2018 ditegaskan Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah, saat mengikuti langsung proses penurunan reklame rokok di jalan Hamka, Padang, Sumatera Barat, Rabu (14/6/2017).

Menurut Mahyeldi, sejumlah produk rokok yang ijin pemasangan reklame rokoknya sudah berakhir tidak akan diperpanjang, sehingga reklame rokok itu harus segera diturunkan.

Diantaranya reklame rokok yang berada di jalan Hamka dekat jembatan Basco Mall,  dan reklame rokok yang terpasang di dekat jembatan Siteba.

Atas komitmen ini, Pemko Padang siap kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berkisar Rp 3 – 4 miliar per tahun dari iklan atau reklame rokok.

Namun, soal kehilangan PAD ini Mahyeldi mengaku tidak risau karena masih banyak sumber pendapatan PAD lainnya seperti rumah sakit, hotel dan restoran.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Padang, Adib Alfikri, yang ikut mendampingi Mahyeldi juga mengaku tidak risau.

“Masih banyak sumber pendapatan lain dari hadirnya iklan atau reklame produk elektronik yang potensial mendatangkan PAD, seperti produk Samsung, Opo, dan lainnya,” kata Adib Alfikri.

Share

Video Popular