Erabaru.net. Ada banyak cerita di luar sana, tapi namun kisah ini cukup menyentuh hati sanubari orang yang membacanya.

Jim menangis saat dia mengucapkan selamat tinggal pada istri yang telah menemaninya selama 24 tahun.

Christopher Mininni, pria berusia 21 tahun, hancur saat ayahnya, Jim dirawat di RSU Kingston di Ontario, Kanada pada tanggal 28 April lalu, akibat penyakit kanker paru-parunya, setelah berperang melawan kanker selama delapan tahun.


Kredit: Facebook | Chris Mininni

Dia menderita mimpi buruk dan melepaskan alat tabung pernapasannya.

“Dia berkata, ‘Jika Anda tidak dapat menyelamatkan saya, jangan memperpanjang hidup saya,'” kata Chris, “Karena keinginannya sendiri, kami tidak dapat berbuat apa-apa.”

Para dokter mengatakan kepadanya bahwa tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk ayahnya. Mereka mengatakan bahwa “dia akan pergi saat waktunya tiba.”

Keesokan harinya tragedi lain dilipat, ketika ibu Chris, Cindy menderita serangan jantung, dan dirawat di rumah sakit lain.

Share

Video Popular