Erabaru.net. Menurut pengobatan Tiongkok, diabetes disebut sebagai “Sindrom selalu merasa haus” karena kekurangan yin pada tubuh, disertai panas yang berdampak buruk terhadap paru, lambung, dan ginjal.

Bila yin kurang, maka panas diproduksi. Bila panas hadir, maka panas akan “membakar” yin, oleh karena itu gejala diabetes yang paling sering adalah rasa haus yang luar biasa (dampak panas pada bagian atas tubuh), lapar (dampak panas pada bagian tengah tubuh), dan sering buang air kecil (dampak panas pada bagian bawah tubuh). Semuanya ini akibat kekurangan yin.

Menurut Pengobatan Tiongkok, peminum alkohol, pemakan makanan manis dan berlemak, dan bergaya hidup tidak sehat cenderung menderita diabetes.

Kekurangan yin juga ditandai dengan gangguan emosi, lesu, lemah, pucat, karena saluran energi tersumbat oleh pengentalan darah.

Akhirnya, timbul panas yang beracun yang menguras cairan organ vital, sehingga mengakibatkan kegagalan fungsi dan ketidakharmonisan antara paru, lambung, dan ginjal.

Pengobatan Tiongkok tidak mengukur kalori atau karbohidrat yang terkandung di dalam makanan seperti yang dilakukan pada pengobatan Barat.

Pengobatan Tiongkok melakukan pendekatan holistik dengan mencari terapi individual untuk mengatasi gejala, pola ketidakharmonisan, dan titik kekurangan setiap penderita.

Pengobatan Tiongkok mencakup empat pemeriksaan—melihat, mendengar atau mencium, meraba, dan bertanya. Termasuk memeriksa bentuk, warna, dan selaput lidah; warna dan ekspresi wajah; bau napas dan bau badan; kekuatan, irama, dan kualitas denyut nadi.

Ramuan Tiongkok membantu mengatasi kekurangan yin yang akan menyembuhkan diabetes. Tergantung pada kasus, resep ramuan Tiongkok yang merangsang yin di dalam paru, lambung, limpa, atau ginjal.

Akupunktur juga bermanfaat untuk mengobati diabetes. Sifat energi makanan menentukan efektivitas terapi dibandingkan dengan kandungan nutrisi pada makanan.

Misalnya, bayam bersifat mendinginkan. Bayam memperkuat organ, mengurangi rasa haus, dan memperbaiki fungsi berkemih. Rebung dan pakchoy juga bersifat mendinginkan. Seledri memberi zat gizi pada ginjal dan mengeluarkan panas dari tubuh. Kundur (winter melon) cukup efektif mengatur gula darah.

Yang paling efektif untuk mengendalikan diabetes adalah blueberry, pare, bawang merah, bawang putih, kelabat (fenugreek), ginkgo biloba, dan ginseng.(vivi/yant)

Sumber: epchtimtes

 

Share

Video Popular