Erabaru.net. Bayi ini benar-benar sebuah keajaiban, karena ia bisa melewati maut, bahkan sebelum ia dilahirkan ke dunia.

Para dokter pun berpikir demikian. Setelah menemukan tumor yang mengancam jiwanya melalui USG, orang tuanya memutuskan bahwa mereka harus mengambil tindakan untuk menyelamatkan hidup bayinya sebelum dia terlahir!

April dan Jason Leffingwell menanti-nantikan antisipasi kelahiran anak kedua mereka.

Kehamilan pertama April berhasil dilakukan tanpa adanya hambatan, jadi pasangan tersebut tidak memikirkan sesuatu hal yang tidak diinginkan akan terjadi pada kehamilan keduanya.

Pada saat ia mengecek kandungannya yang berumur 20 minggu dengan USG, April merasa ngeri!

Pasalnya, hasil pengecekan menyatakan bahwa bayi mereka yang belum lahir, yang rencananya akan dinamai Elia, memiliki tumor paru-paru yang besar!

Tumor ini mencegah paru-paru berkembang, dan dapat menghancurkan jantungnya.

Jika ini dibiarkan, anaknya pasti akan meninggal. Maka pasangan tersebut meneliti, mencari jawaban, dan melihat operasi janin.

© YouTube Screenshot | The Daily Signal

“Tidak ada pilihan lain yang muncul di kepala kita. Kami tidak akan menggugurkan, dan kami pun tidak akan membiarkan tumor ini membunuh anak kami. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk menyelamatkan anak kami,” kata April.

Pasangan tersebut akhirnya memutuskan untuk operasi, karena mereka tidak bisa membiarkannya meninggal.

Jadi mereka pergi ke Rumah Sakit Anak Philadelphia (CHOP), dimana rumah sakit ini dikenal sebagai rumah sakit operasi janin terbaik di Amerika Serikat.

Dokter di CHOP sempat mengungkapkan kekhawatiran terhadap Elia yang mungkin tidak dapat melakukan operasi ini, tapi orang tua tersebut memutuskan bahwa itu adalah satu-satunya pilihan mereka.

© YouTube Screenshot | The Daily Signal

Tumor di paru-paru bayi semakin tumbuh dengan cepat, berukuran tiga setengah kali lebih besar dari kepalanya.

Dokter mengatakan bahwa janin tersebut hanya memiliki 50 persen kemungkinan untuk bertahan hidup.

“Diagnosa ini muncul dari rasa frustrasi terhadap kondisi tumor bayi setelah lahir yang akan terus memburuk dan menyadari bahwa ini sudah terlambat, karena tumor sudah mulai menjalar ke organ tubuh lain,” kata Dr. Adzick, ketua tim operasi janin.

Menurutnya mereka harus segera mengoperasi bayi tersebut, mumpung ia masih di dalam kandungan ibunya.

Sehari sebelum operasi pada September 2012, April merasa damai, dia tahu Tuhan memiliki sebuah rencana yang indah, dan percaya bahwa semuanya akan baik-baik saja.

© YouTube Screenshot | The Daily Signal

Para dokter mengoperasi tumor besar itu dengan membedah perut dan rahim April.

Diafragma Elia dilubangi, dan paru-parunya tak berfungsi. Jantungnya yang kecil berhenti berdetak, dan dokter harus memijatnya untuk menormalkannya kembali.

Akhirnya tim dokter berhasil menyelamatkannya, dan dia ditempatkan kembali di rahim pada April, saat usia janin baru 25 minggu.

“Dia pasti sudah meninggal. Dia akan meninggal jika operasi tidak dilakukan sebelum kelahiran,” kata Dr. Adzick.

Tujuh minggu sebelum tanggal kelahiran, bayi kecil itu lahir pada usia 33 minggu.

Dia menderita luka-luka akibat operasi dan harus dirawat intensif, di mana dia terhubung dengan berbagai mesin untuk membantunya bernafas dan mempertahankan hidupnya.

© YouTube Screenshot | The Daily Signal

Selama berminggu-minggu, Jason duduk di samping tempat tidur anaknya, membacakan berbagai cerita kepadanya, terutama cerita “David dan Goliat.”

Dia yakin, Elia akan tidur nyenyak ketika mendengar suaranya. Selama beberapa bulan mendatang, kondisinya tak kunjung membaik.

Tapi lambat laun dia sudah membaik, dan sekarang dia bisa makan porsi kecil.

© YouTube Screenshot | The Daily Signal

“Dia mungkin tidak akan bisa bermain olahraga fisik,” kata Jason tentang masa depan Elia.

“Tapi siapa peduli? Mungkin dia akan jadi musisi. Ada hal lain dalam hidup yang masih bisa dia lakukan. Itulah hal-hal yang bisa saya banggakan sebagai seorang ayah,” tambah Jason.

Dia menantikan apa yang Elia dapat lakukan di masa depan.

Baginya dia ada di dunia ini untuk suatu tujuan. Agar dia bisa melewati semua ujian yang telah dia alami, dan itu pasti akan membuatnya menjadi orang yang lebih kuat.

© YouTube Screenshot | The Daily Signal

Bahkan, para dokter pun mengaku terpesona pada kemajuan Elia.

“Bayi itu sungguh merupakan keajaiban bagi kami,” kata Dr. Scott.

© Facebook | Jason Leffingwell

Saat ini, anak ajaib itu telah tumbuh menjadi anak kecil yang bisa menikmati makanan seperti anak lainnya.

© YouTube Screenshot | The Daily Signal

Anda tidak bisa tidak bertanya-tanya apakah Elia mengingat akan apa yang telah dia alami dalam kehidupannya dulu.

© YouTube Screenshot | The Daily Signal

Elia sangat sulit untuk lahir ke dunia ini, namun keluarganya sangat bersyukur memiliki putra mereka.

Tanpa intervensi mereka, dia tidak akan berhasil hidup disini.

© YouTube Screenshot | The Daily Signal

Elia masih perlu menambah berat badan. Ibunya merasa perlu untuk terus memberinya makan.

Dia yakin, dengan dukungan keluarganya, dia pasti akan berhasil bertahan hidup dan tumbuh dewasa.

© YouTube Screenshot | The Daily Signal

Tonton video di bawah ini!

(intan/rp)

Sumber: www.ntd.tv

Share

Video Popular