Erabaru.net. Setelah peristiwa Bom Atom Hiroshima pada tahun 1945 oleh pasukan AS, puluhan ribu orang kehilangan nyawa mereka. Namun, satu pohon bonsai, dan keluarga yang merawatnya, berhasil selamat dari pemboman dahsyat tersebut.

Pohon bonsai hias itu kemudian disumbangkan ke AS, namun sejarah dan keindahannya benar-benar tak ternilai harganya.

Hampir 30 tahun setelah masa Jepang yang paling menghancurkan, master bonsai bernama Masaru Yamaki, dari Hiroshima, menyumbangkan pohon bonsainya yang berharga ke Arboretum Nasional Amerika pada tahun 1976, sebagai simbol persahabatan antar kedua negara.

Sejarah pohon mini itu, bagaimanapun, masih belum terungkap sampai beberapa dekade kemudian.

(Foto : Reddit | ArkadiusBear)

Pohon bonsai ini adalah pohon pinus putih yang dikerdilkan, atau juga dijuluki sebagai pohon Pinus Yamaki, kini telah berusia hampir 400 tahun.

Sejarahnya akhirnya terungkap pada tahun 2001, ketika cucu Yamaki muncul di arboretum tanpa pemberitahuan sebelumnya, untuk menanyakan apakah mereka bisa melihat pohon itu.

Kepala museum mengundang mereka untuk makan siang, dan saat itulah para cucu mengatakan bahwa selama beberapa generasi, keluarga mereka telah menjalankan pembibitan pohon bonsai komersial di Hiroshima.

Ketika bom atom dijatuhkan di Hiroshima pada tahun 1945, ia menghancurkan jendela kamar bayi rumah mereka, namun pohon mini itu tetap bertahan dan tak rapuh.

Meskipun beberapa anggota keluarga menderita luka ringan akibat pecahan kaca yang terbang akibat ledakan bom atom, namun seluruh anggota keluarganya berhasil selamat, bersama dengan pohon bonsai ajaib itu.

(Foto : Screenshot | Bonsai Empire)
(Foto: Screenshot | Bonsai Empire)

Meskipun tidak jelas mengapa kakek mereka, Yamaki tidak mau mengungkapkan sejarah pohon berharga tersebut saat dia menyumbangkannya, Jack Sustic, kepala museum tersebut, mengatakan bahwa pohon itu mungkin bisa bertahan karena ada tembok yang melindunginya, menurut laporan dari The Telegraph .

“Setelah keluarga Yamaki menjalani hidup dalam kondisi yang tak menyenangkan, ia rela menyumbangkan pohon bonsai yang sangat istimewa ke museum ini,” kata Sustic.

“Salah satu hal yang membuat pohon ini begitu istimewa adalah, jika Anda bayangkan, seseorang telah merawat pohon itu setiap hari sejak tahun 1625,” imbuh Sustic.

(Foto : Screenshot | Bonsai Empire)

Felix Laughlin, Presiden Yayasan Bonsai Nasional, kagum bahwa Yamaki mau menyumbangkan pohon itu.

“Saya merasa sangat bangga kepada Masaru Yamaki, karena bersedia memberi bonsai yang tak ternilai harganya pada musuhnya dulu, dan tidak mengucapkan sepatah kata pun tentang hal itu. Saya menjadi orang yang emosional jika membicarakan Tuan Yamaki,” kata Felix.(intan/yant)

Sumber: ntd.tv

 

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular